Tuesday, September 12, 2006

it needs to be done

Photobucket - Video and Image Hosting
perjalanan masih jauh

"i love it when people says it needs to be done rather than saying it's not my goddamn job." itu kata ray charles ke salah seorang produser label rekaman di film "ray".

mungkin kerjaan produser emang harus kayak gitu ya. abis kayaknya gw kelimpahan kerjaan yang seharusnya jadi tugas orang laen terus.

makanya gw selalu kagum ngeliat kerjaan anak2 account service yg hebat2, yg seringkali harus merangkap banyak fungsi dan harus very well organized. karena seperti kata salah satu boss account service di lowe: "we're the ones who make things happened!"

apalagi di saat ini menyangkut hajat hidup orang lain. maaann!!! kerjaan numpuk, padahal duitnya gak ada. padahal seperti kata salah satu mantan gw yg paling bijak: "kalo mau ngebantu orang gak boleh setengah2."

hmmm.. damn, kayaknya gw masih harus bekerja lebih keras lagi.

seperti kalimat yg sering dikutip onad buat status YMnya: "whatever you do, do it with all of your heart". mudah2an, mengutip salah seorang CD yg rajin ngereply posting di milis CCI, "love first, money will follow." amiiinnnn!!!!

Monday, September 11, 2006

just carry on

Photobucket - Video and Image Hosting

life sucks. who would deny it?

tapi entah kenapa, gw tidak pernah dibiarkan benar2 jatuh. di saat2 gw lagi down banget, pasti ada aja hal lain yang bikin gw ngerasa harus bersyukur. pas lagi berantem sama pacar, tiba2 hari itu gw di-promote sama boss. pas lagi bete sama temen, tau2 kerjaan lagi seru2nya. pas lagi kehilangan gebetan, tiba2 inget ada mimpi2 di depan mata yang lagi nunggu realisasi. dan semua itu justru muncul on my lowest moments.

pernah dulu, back in 2002, gw berantem hebat sama pacar (kalo gak salah di hari ultah gw malah). sampe di rumah, gw suntuk berat dan gw mengumpat: "duhh.. sial banget sih hidup gw!"

tiba2 gw eling dan gw bilang ke diri gw sendiri: "gila yaaa, hidup gw itu sama sekali GAK sial!"

di situ gw ngerasa telah menjadi seorang anak durhaka. bagaimana bisa gw bilang hidup gw sial, secara gw udah begitu banyak dikasih nikmat dan anugerah: fasilitas dan materi yang berkecukupan, gaya hidup metropolitan (tsaaahh! ;p), keluarga yang baik, jaringan sosial, pekerjaan, berbagai pengetahuan dan potensi yang udah gw punya, dan lain2, semuanya udah ada buat gw.

tiba2 gw seakan tersadar, kalo semuanya udah dibayar di depan. dan itu sungguh tak ternilai harganya. jadi apalah artinya pengorbanan "tak seberapa" yang harus gw bayar saat ini? ibaratnya lo udah dikasih uang 10 trilyun begitu aja, apa salahnya lo ngasih orang laen 10 juta dengan cuma2?

man! pengorbanan gw itu gak seberapa dibanding apa yang udah gw dapet! so, starting then, gw mulai belajar untuk berkorban lebih banyak tanpa pamrih. lha wong semuanya udah dibayar dimuka kok, kenapa juga harus berharap mendapat bayaran kembali.

seperti kata aa gym: "ikhlaskan biar hati tenang."

yah tapi namanya juga manusia, gw gak selalu bisa berpikir bijak kayak gitu. ada aja saat2 gw ngerasa bener2 terpuruk dan ingin menghujat dunia.

well, but now, gw tau ada banyak hal yang HARUS dan BISA gw lakukan besok. untuk bikin keadaan lebih baik. untuk ngejar mimpi2 gw. i have to move on. dan waktu tidak akan pernah menunggu.

biarkan gw jatuh dan tenggelam hari ini. but i'm alive and kickin! besok gw akan bangkit dan melakukan sesuatu.

and it's about time. gak ada salahnya mengeluh dan mengutuk hidup. tapi masih ada yang bisa kita lakukan besok. sekecil apapun itu. untuk bikin perubahan.

selamat berpuasa buat yang mau puwasa di bulan ramadhan taun ini. semoga kita bisa memulai lagi semuanya dengan lebih baik. amin!


"In the morning when you rise,
Do you open up your eyes, see what I see?
Do you see the same things ev'ry day?
Do you think of a way to start the day

Getting things in proportion?
Spread the news and help the world go 'round.

Have you heard of a time that will help us get it together
again?
Have you heard of the word that will stop us going wrong?
Well, the time is near and the word you'll hear
When you get things in perspective.
Spread the news and help the word go round.

There's a time and the time is now and it's right for me,
It's right for me, and the time is now.
There's a word and the word is love and it's right for me,
It's right for me, and the word is love.
"

Yes - Time And A Word
(Jon Anderson, David Foster)

Thursday, August 31, 2006

bendera

Photobucket - Video and Image Hosting

tgl 17 agustus lalu pas lagi di jalan naek mobil, temen gw nanya: "lo gak pasang merah putih wan?" sambil nunjuk beberapa mobil yg masang bendera.

dan jawaban gw cuma: "merah putih itu kan di dalam hati."

meskipun agak asal, tapi gw ngerasa itu jawaban yg paling bener. nasionalisme itu bukan sesuatu yg harus diumbar lewat atribut2 seperti bendera. yg penting kan hatinya. kalo hatinya emang cinta indonesia, pasti orangnya selalu ingin berbuat sesuatu buat negeri ini. dan itu akan terlihat dari mimpi2nya, dari idealismenya, dan dari apa yang dia lakukan.

sama juga persoalannya dengan agama. kenapa juga harus mengumbar keimanan lewat bendera agama? seperti kata iyo di pertemuan Kuksa FISIP UI pas gw OPT taun 93: "kita gak perlu bawa2 bendera agama di depan orang2, cukup berkarya apa adanya, dan orang bisa menilai dari karya kita," gitu kurang lebih.

atau seperti kata2 seorang imam yg gw inget dari kecil: "gereja (tuhan) itu ada di hati kita."

tp mengutip kalimat bijak: "perjuangan adalah perwujudan dari kata2," apalah artinya ide2, pandangan, dan suara hati yang maha mulia itu jika tidak ada bentuk jelasnya?

lebih baik kita bikin karya, bukan sekadar kata2. dan menunjukkan hati kita lewat perilaku, bukan sekadar memajang bendera. sekecil dan sesederhana apapun itu.

karena bukankah (mengutip almarhum budi belek sosio 88) "hidup harus lebih dari sekadarnya"?

Monday, June 26, 2006

jadi terkenal dan kaya raya

Photobucket - Video and Image Hosting

beberapa waktu yg lalu gw menemukan kutipan yg sangat menarik di majalah reader's digest.

"i think everybody should get rich and famous and do everything they ever dreamed of so they can see that it's not the answer." - jim carrey

so what's the answer uncle jim?

Sunday, June 18, 2006

changes

Photobucket - Video and Image Hosting

ada orang2 yang begitu setia dengan gaya mereka, hobi mereka, musik mereka, pandangan2 mereka, potongan rambut mereka, pekerjaan mereka, gaya hidup mereka, dan lain2. dari sekian banyak orang2 yg seperti itu gw memilih untuk sesekali berubah. mungkin orang bisa bilang gw bunglon, gak jelas, atau gak punya prinsip. tapi gw bilang gw pemuja cutting edge.. hallahhh! gw tidak se-avant garde itu juga. gw cuma orang yang bosenan, selalu ingin bergerak, dan mencari sesuatu yang baru. karena dari sekian banyak perubahan yang terlihat dalam hidup gw, toh sebenar2nya gw tidak banyak berubah.


(awal juni 2006, beberapa hari setelah gw resign dari mccann, tempat gw bekerja selama 3 tahun, 3 bulan, dan 9 hari)

Thursday, December 29, 2005

bye bye 2005

menjelang akhir tahun buat gw biasanya merupakan saat2 yang menyenangkan. seharusnya. musim hujan, natal, liburan akhir tahun, pesta tahun baru. tapi nggak di tahun ini.

Image hosted by Photobucket.com

banyak sebetulnya hal2 yang bisa gw syukuri di beberapa bulan terakhir ini. but things aren't getting better yet. banyak kejadian nggak enak yang terjadi. masih banyak yang belum berhasil gw benahi. banyak hal yang seharusnya bisa gw lakukan tapi nggak gw lakukan.

seperti kata totet, 2005 emang bukan tahun baik buat aries. 3 orang aries yang gw tau kehilangan pacarnya di tahun ini (termasuk gw), satu temen aries gw yang lain ditolak cintanya (huaaa...), oh plus satu lagi rekan aries gw juga yang kayaknya udah lebih dari sekali gagal nembak di tahun ini (kekekekeke). (walaupun kenyataannya udah berbalik membaik buat elo ya tet, selamat yaaa ;p).

belum lagi soal resolusi. beberapa minggu lalu gw tiba2 menyadari kalo resolusi gw tahun 2005 ini gak ada yang terpenuhi. padahal itu cuma 3 resolusi sederhana: hidup sehat, hidup teratur, dan hidup hemat (baca: resolusi 2005). tapi semuanya kayaknya malah makin berantakan.

thanks god sih gw sehat2 aja sampai sekarang, mungkin karena gw rajin olahraga. tapi bukan berarti gaya hidup gw sehat (terutama di wiken yg sarat alkohol ;p). maksud hati juga berhenti ngerokok di tahun ini, at least jadi occasional smoker aja di saat2 keriaan malam. tapi makin ke sini, smoking occasion-nya makin banyak: pas liburan, pas lembur, pas ngedit TVC di PH, pas presentasi ke klien, dan nambah terus.. hehehehe..

hidup teratur dan bangun pagi juga sama sekali belum sukses. belanja bulanan sering telat. dan banyak rencana yg cuma tinggal rencana tanpa realisasi.

apalagi hidup hemat, secara tiap bulan pasti ada pengeluaran either buat motor (ban battlax, knalpot freeflow, jaket) atau airsoft (vest IBA-MOLLE, holster, boots, magazine, bb-loader, gas blow back glock 17, battle dress uniform, dll). belum kebutuhan rumah tangga yang emang musti dipenuhi (TV, mesin cuci, komputer, dll).

beberapa minggu yang lalu gw mulai gelisah: malam tahun baru ngapain? penting banget ya? hmm.. penting nggak penting ya. nggak penting secara itu cuma ganti hari kayak biasanya aja. tapi penting secara orang butuh momen buat mengawali segalanya dengan semangat baru. reset. restart. apalagi setelah segala sucks-nya hidup di 2005. berharap bisa bikin semuanya jadi lebih baik (amin!!!).

kalo kata mia: "gw ingin mengawali tahun baru dengan cara yang extraordinary. hopefully dengan demikian tahun 2006 bakal jadi tahun yg extraordinary juga."

seperti yg saban kali dibilang nasucha (mengutip motul): "keceriaan itu bukan dicari, tapi diciptakan." atau kata lydia: "garing atau nggak itu bukan masalah di crowd-nya, tp gimana elo bikin suasana jadi gak garing."

Image hosted by Photobucket.com

well, akhirnya gw mencoba mengerahkan daya upaya gw. gw berinisiatif menjadi EO acara taun baruan bareng temen2 gw. mungkin nantinya itu bakal jadi acara taun baru yg seperti biasanya dilakukan orang2, but at least itu bisa jadi momen spesial buat gw dan teman2 gw. and it'll be a good start!

now i'm the one who'll make things happened. and guess it will be my one and only resolution for 2006.

bye bye 2005.

Wednesday, October 19, 2005

pasar ikan di belakang kantor

tahukah kalian bahwa ada pemandangan kayak gini di belakang kantor?

Image hosted by Photobucket.com

Image hosted by Photobucket.com

tanggal 12 oktober 2005, sekitar jam 3 pagi, di belakang gedung BRI II sudirman.

pulang lembur, abis disetrap ngerjain presentasi nescafe sama ECD yang gak punya timeframe dalam kerja, padahal jam 8-nya gw udah harus syuting tvc x mild...


foto: iwan paul 2005

Thursday, September 29, 2005

where truth well told and lies well hidden

mccann-erickson indonesia di bawah peter sandor itu persis orde baru. semuanya serba terlihat indah dan baik2 aja. nyewa tempat yang keren dan bergengsi (dan MAHAL!). menang pitching ini itu. hire orang banyak dengan gaji lumayan.

bahkan di saat satu dua klien mulai cabut, proyek2 dari existing client udah gak ada yang berarti banyak (secara kerjaan maupun duit), dan billing menurun, semuanya masih terlihat baik2 aja. ditutupi dengan retorika dan diplomasi ala soeharto, yang penting harmoni dan stabilitas.

padahal lama2 itu mulai jadi kanker yang merongrong tubuh, tanpa mendapat penanganan yang serius. ditambah mismanajemen apalah yang kita para kroco ini gak pernah tau. ibaratnya tampilan luarnya sehat, tapi dalemnya udah rontok. ini yang kemudian diakhiri dengan audit oleh mccann regional asia, dan peter sandor pun dilengserkan (dipulangkan ke negaranya).

the truth was: mccann-erickson indonesia is collapsing.

Image hosted by Photobucket.com
logo sekaligus filosofi mccann

didatangkanlah CEO baru: jan geritz, beserta seorang supervisor finance: niraj. satu demi satu program pemulihan mulai dilakukan, termasuk reshuffle karyawan untuk mengoptimalkan kinerja. tapi tampaknya keuangan kantor masih besar pasak daripada tiang. akhirnya tindakan pun terpaksa dilakukan: lay off karyawan besar2an.

bukan karena krisis bahan bakar. bukan karena krisis ekonomi dunia. tapi karena mismanajemen yang terjadi dari 1-2 tahun lalu. krisis2 global itu hanya memperparah, tapi bukan sebab utama.

sekarang, semua yang tersisa harus bekerja keras untuk membenahi puing2 ini, membangun lagi kantor ini. nggak tau berapa lama kita bisa bertahan. nggak tau berapa lama mereka (manajemen sekarang) bertahan.

ada setitik harapan di ujung sana. walaupun terowongan ini sangat gelap, penuh lubang dan jebakan, serta tikus2 kebohongan yang ada di pojok2 ruang.


secara gamblang kisah di mccann bisa diikuti lewat tulisan di blognya alia: we have woken dan tulisan tentang the after math: mccann black friday

atau di blognya tasha: hari-hari sial

simpati buat anak2 mccann ada di blognya glenn: buat teman-teman di mccann.

satu demi satu mereka bertumbangan

"and life barrels on like a runaway train
where the passengers change, but they don't change anything
you get off someone else can get on"

Fred Jones Part 2 - Ben Folds


* ditulis dgn kesedihan yg mendalam mikirin lay off keparat di kantor tercinta ini..

Friday, September 16, 2005

pola makan kita salah?

masyarakat di perkotaan yg cukup sejahtera biasanya punya pola makan yang tidak berkekurangan. artinya gizinya cukup, ada karbohidrat, protein, dan serat. kekurangan vitamin dan zat2 lainnya biasanya dipenuhi dengan vitamin/suplemen dan susu. namun yang sering tidak disadari adalah bahwa pada pola makan/hidup tersebut ada konsumsi beberapa zat yang berlebihan, yaitu: karbohidrat dan gula.

masalahnya kelebihan zat itu tidak selalu bisa dibuang oleh tubuh. yg ada malah akan menjadi tumpukan lemak (dan zat2 lain) sebagai excess baggage/kelebihan zat di tubuh, yang selain memperburuk penampilan juga bisa menjadi sumber penyakit (hahahaha.. bahasanya kayak buku2 tips pasaran gitu.. ;p)

(baca selengkapnya)

Friday, September 09, 2005

generasi yg dibodohi televisi

Image hosted by Photobucket.com

"The most important thing that we've ever learned
as far as children are concerned
Is never, never let them near a television set,
or better still just don't install the idiotic thing at all

It rots the senses in the head
It kills imagination dead
It clogs and clutters up the mind
It makes a child so dull and blind


He can no longer understand a fairytale, in fairyland
His brain becomes as soft as cheese
His thinking powers rust and freeze
He cannot think, he only sees"

-oompa loompa's-
(i mean roald dahl in "charlie and the chocolate factory")


huhuu.. bagus banget ya liriknya oompa loompa pas mereka nyanyi buat mike teavey.
mungkin itu yg menjelaskan kenapa ada perbedaan antara generasi yg banyak membaca dengan generasi yg banyak nonton TV. somehow dari orang2 yg rajin membaca gw sering mendapat banyak ilmu. sementara dari orang2 yg rajin nonton TV gw hanya mendapat banyak cerita.

itu sebabnya dulu kalo ada profil di majalah2, yg jadi idola biasanya emang tokoh2 besar kayak mahatma gandhi, martin luther king, sampai pimpinan2 negara. sementara kalo jaman sekarang, yg jadi idola pasti selebritis. huhuuu.. how decadent we are..

gw sendiri? hmmm.. gw semasa kecil juga dibiasain untuk baca. gw inget, jamannya SD-SMP kalo kita (gw, kakak gw, dan adik gw) naik kelas, pasti nyokap langsung ngajak ke gramedia. dan kita seneeeeng banget karena kita bakal dibeliin buku banyaakk sebagai hadiah naik kelas/rapor bagus (tentunya rapor gw biasanya yg paling biasa2 aja nilainya.. huehehehe). i wonder, kalo anak sekarang naek kelas hadiah dari orang tuanya apa ya???

bahkan, omelan nyokap gw kalo nilai gw jelek adalah: "kamu belajar dong, jangan cuma baca buku cerita melulu." hihihi.. kontras banget ya, kebayang kalo anak sekarang jangan2 omelannya: "kamu belajar dong, jangan cuma narkoba melulu." huahahahaha... (lucu, tp kok miris jg yaa...)

well tapi dr kecil gw juga senang nonton tv, walaupun gak semaniak itu juga. mungkin gw ini generasi yg di tengah2 ya. buktinya, sejak kuliah banyak banget buku yg gw beli tapi belum kebaca sampai sekarang. gw sangat malas membaca, makanya gw begitu banyak tertinggal dengan teman2 gw. lebih enak nonton DVD kemana2. hehehe..

gw beli beberapa DVD dokumenter yg sarat pengetahuan, tp gw juga males nontonnya. gw juga males nonton national geographic atau discovery channel. lebih enak nonton sitcom atau tv seri.. ;p

kalo mau bersikap agak moderat, sebetulnya banyak acara TV yg menghibur dan bagus/berkualitas. tapi yang harus diperangi adalah sinetron2 gak jelas dan some reality show yang benar2 pembodohan. tapi gimana dong ya kalo emang audience-nya seneng dibodohi atau dikasih mimpi2 doang?

Wednesday, August 31, 2005

selamat jalan cak nur ='(

Image hosted by Photobucket.com

sekitar 1 1/2 tahun yg lalu gw pernah makan di sushi tengoku (radio dalam) sama anne. waktu itu emang lagi jam2 makan malam, jadi banyak juga orang yg ngantri. nah pas lagi asik2 makan, tiba2 di antara orang2 yg ngantri itu terlihat sosok ramah tokoh idola gw: cak nur, yg datang bersama istrinya.

waaahhh... gw langsung excited gitu. soalnya kayaknya baru sekali itu gw ngeliat cak nur langsung dari jarak dekat (mungkin terpisah satu atau dua meja lah). tapi gw bingung, gw harus gimana. gw sempet bilang ke anne: "apa kita tawarin dia duduk satu meja ama kita aja ya?" soalnya masih ada 2 kursi kosong. tp terus terang gw sungkan dan ragu2, gw khawatir nanti cak nur-nya jadi gak enak atau gimana. yaa.. akhirnya gw cuma diem. padahal ingin sekali gw menghampiri cak nur dan bilang:

"om, saya ini penggemar om. saya selalu kagum dengan pemikiran2 dan buku2 om. termasuk pandangan2 om tentang islam, masyarakat madani, dan pluralisme. walaupun saya bukan muslim. kalau mau, om boleh duduk dulu satu meja dengan saya, sementara menunggu orang lain selesai makan."

(yg di kepala gw, gw emang manggil dia "om", mungkin karena gw kenal dan cukup akrab sama anaknya: mikail).

gw tidak menghampiri cak nur dan kata2 itu tidak pernah tersampaikan, seperti gw menganggap ide itu hanyalah ide yang gak penting di saat itu. tp sekarang gw menyesal, kenapa gw nggak melakukan apa yang ada di pikiran gw waktu itu.

sekarang tokoh besar, guru dan teladan bangsa itu telah tiada tanggal 29 agustus lalu. dan gw menyia2kan kesempatan untuk bicara dengan dia. walaupun sekadar menyampaikan penghargaan gw, atau sekadar menawarkan tempat duduk. (walaupun kalo gak salah dia juga nggak menunggu terlalu lama sampai mendapatkan meja.) dan gw selalu ingat ekspresi wajah cak nur ketika itu: ramah, tersenyum, dan memancarkan aura yang baik (walaupun gw nggak tau apa yang ada di balik ekspresinya itu: apakah dia sedang sakit, ataukah dia sedang sedih?).

gw sediihhh banget.. ='( indonesia baru saja kehilangan salah satu anak terbaik bangsanya. ingin kupercaya akan ungkapan: mati satu tumbuh seribu. semoga demikian jg ide2 dan pemikiran cak nur. supaya bangsa ini bisa jadi lebih baik lagi.

terima kasih cak nur. karya dan teladanmu tidak akan dilupakan orang.