Tuesday, September 12, 2006

it needs to be done

Photobucket - Video and Image Hosting
perjalanan masih jauh

"i love it when people says it needs to be done rather than saying it's not my goddamn job." itu kata ray charles ke salah seorang produser label rekaman di film "ray".

mungkin kerjaan produser emang harus kayak gitu ya. abis kayaknya gw kelimpahan kerjaan yang seharusnya jadi tugas orang laen terus.

makanya gw selalu kagum ngeliat kerjaan anak2 account service yg hebat2, yg seringkali harus merangkap banyak fungsi dan harus very well organized. karena seperti kata salah satu boss account service di lowe: "we're the ones who make things happened!"

apalagi di saat ini menyangkut hajat hidup orang lain. maaann!!! kerjaan numpuk, padahal duitnya gak ada. padahal seperti kata salah satu mantan gw yg paling bijak: "kalo mau ngebantu orang gak boleh setengah2."

hmmm.. damn, kayaknya gw masih harus bekerja lebih keras lagi.

seperti kalimat yg sering dikutip onad buat status YMnya: "whatever you do, do it with all of your heart". mudah2an, mengutip salah seorang CD yg rajin ngereply posting di milis CCI, "love first, money will follow." amiiinnnn!!!!

Monday, September 11, 2006

just carry on

Photobucket - Video and Image Hosting

life sucks. who would deny it?

tapi entah kenapa, gw tidak pernah dibiarkan benar2 jatuh. di saat2 gw lagi down banget, pasti ada aja hal lain yang bikin gw ngerasa harus bersyukur. pas lagi berantem sama pacar, tiba2 hari itu gw di-promote sama boss. pas lagi bete sama temen, tau2 kerjaan lagi seru2nya. pas lagi kehilangan gebetan, tiba2 inget ada mimpi2 di depan mata yang lagi nunggu realisasi. dan semua itu justru muncul on my lowest moments.

pernah dulu, back in 2002, gw berantem hebat sama pacar (kalo gak salah di hari ultah gw malah). sampe di rumah, gw suntuk berat dan gw mengumpat: "duhh.. sial banget sih hidup gw!"

tiba2 gw eling dan gw bilang ke diri gw sendiri: "gila yaaa, hidup gw itu sama sekali GAK sial!"

di situ gw ngerasa telah menjadi seorang anak durhaka. bagaimana bisa gw bilang hidup gw sial, secara gw udah begitu banyak dikasih nikmat dan anugerah: fasilitas dan materi yang berkecukupan, gaya hidup metropolitan (tsaaahh! ;p), keluarga yang baik, jaringan sosial, pekerjaan, berbagai pengetahuan dan potensi yang udah gw punya, dan lain2, semuanya udah ada buat gw.

tiba2 gw seakan tersadar, kalo semuanya udah dibayar di depan. dan itu sungguh tak ternilai harganya. jadi apalah artinya pengorbanan "tak seberapa" yang harus gw bayar saat ini? ibaratnya lo udah dikasih uang 10 trilyun begitu aja, apa salahnya lo ngasih orang laen 10 juta dengan cuma2?

man! pengorbanan gw itu gak seberapa dibanding apa yang udah gw dapet! so, starting then, gw mulai belajar untuk berkorban lebih banyak tanpa pamrih. lha wong semuanya udah dibayar dimuka kok, kenapa juga harus berharap mendapat bayaran kembali.

seperti kata aa gym: "ikhlaskan biar hati tenang."

yah tapi namanya juga manusia, gw gak selalu bisa berpikir bijak kayak gitu. ada aja saat2 gw ngerasa bener2 terpuruk dan ingin menghujat dunia.

well, but now, gw tau ada banyak hal yang HARUS dan BISA gw lakukan besok. untuk bikin keadaan lebih baik. untuk ngejar mimpi2 gw. i have to move on. dan waktu tidak akan pernah menunggu.

biarkan gw jatuh dan tenggelam hari ini. but i'm alive and kickin! besok gw akan bangkit dan melakukan sesuatu.

and it's about time. gak ada salahnya mengeluh dan mengutuk hidup. tapi masih ada yang bisa kita lakukan besok. sekecil apapun itu. untuk bikin perubahan.

selamat berpuasa buat yang mau puwasa di bulan ramadhan taun ini. semoga kita bisa memulai lagi semuanya dengan lebih baik. amin!


"In the morning when you rise,
Do you open up your eyes, see what I see?
Do you see the same things ev'ry day?
Do you think of a way to start the day

Getting things in proportion?
Spread the news and help the world go 'round.

Have you heard of a time that will help us get it together
again?
Have you heard of the word that will stop us going wrong?
Well, the time is near and the word you'll hear
When you get things in perspective.
Spread the news and help the word go round.

There's a time and the time is now and it's right for me,
It's right for me, and the time is now.
There's a word and the word is love and it's right for me,
It's right for me, and the word is love.
"

Yes - Time And A Word
(Jon Anderson, David Foster)

Thursday, August 31, 2006

bendera

Photobucket - Video and Image Hosting

tgl 17 agustus lalu pas lagi di jalan naek mobil, temen gw nanya: "lo gak pasang merah putih wan?" sambil nunjuk beberapa mobil yg masang bendera.

dan jawaban gw cuma: "merah putih itu kan di dalam hati."

meskipun agak asal, tapi gw ngerasa itu jawaban yg paling bener. nasionalisme itu bukan sesuatu yg harus diumbar lewat atribut2 seperti bendera. yg penting kan hatinya. kalo hatinya emang cinta indonesia, pasti orangnya selalu ingin berbuat sesuatu buat negeri ini. dan itu akan terlihat dari mimpi2nya, dari idealismenya, dan dari apa yang dia lakukan.

sama juga persoalannya dengan agama. kenapa juga harus mengumbar keimanan lewat bendera agama? seperti kata iyo di pertemuan Kuksa FISIP UI pas gw OPT taun 93: "kita gak perlu bawa2 bendera agama di depan orang2, cukup berkarya apa adanya, dan orang bisa menilai dari karya kita," gitu kurang lebih.

atau seperti kata2 seorang imam yg gw inget dari kecil: "gereja (tuhan) itu ada di hati kita."

tp mengutip kalimat bijak: "perjuangan adalah perwujudan dari kata2," apalah artinya ide2, pandangan, dan suara hati yang maha mulia itu jika tidak ada bentuk jelasnya?

lebih baik kita bikin karya, bukan sekadar kata2. dan menunjukkan hati kita lewat perilaku, bukan sekadar memajang bendera. sekecil dan sesederhana apapun itu.

karena bukankah (mengutip almarhum budi belek sosio 88) "hidup harus lebih dari sekadarnya"?

Monday, June 26, 2006

jadi terkenal dan kaya raya

Photobucket - Video and Image Hosting

beberapa waktu yg lalu gw menemukan kutipan yg sangat menarik di majalah reader's digest.

"i think everybody should get rich and famous and do everything they ever dreamed of so they can see that it's not the answer." - jim carrey

so what's the answer uncle jim?

Sunday, June 18, 2006

changes

Photobucket - Video and Image Hosting

ada orang2 yang begitu setia dengan gaya mereka, hobi mereka, musik mereka, pandangan2 mereka, potongan rambut mereka, pekerjaan mereka, gaya hidup mereka, dan lain2. dari sekian banyak orang2 yg seperti itu gw memilih untuk sesekali berubah. mungkin orang bisa bilang gw bunglon, gak jelas, atau gak punya prinsip. tapi gw bilang gw pemuja cutting edge.. hallahhh! gw tidak se-avant garde itu juga. gw cuma orang yang bosenan, selalu ingin bergerak, dan mencari sesuatu yang baru. karena dari sekian banyak perubahan yang terlihat dalam hidup gw, toh sebenar2nya gw tidak banyak berubah.


(awal juni 2006, beberapa hari setelah gw resign dari mccann, tempat gw bekerja selama 3 tahun, 3 bulan, dan 9 hari)

Thursday, December 29, 2005

bye bye 2005

menjelang akhir tahun buat gw biasanya merupakan saat2 yang menyenangkan. seharusnya. musim hujan, natal, liburan akhir tahun, pesta tahun baru. tapi nggak di tahun ini.

Image hosted by Photobucket.com

banyak sebetulnya hal2 yang bisa gw syukuri di beberapa bulan terakhir ini. but things aren't getting better yet. banyak kejadian nggak enak yang terjadi. masih banyak yang belum berhasil gw benahi. banyak hal yang seharusnya bisa gw lakukan tapi nggak gw lakukan.

seperti kata totet, 2005 emang bukan tahun baik buat aries. 3 orang aries yang gw tau kehilangan pacarnya di tahun ini (termasuk gw), satu temen aries gw yang lain ditolak cintanya (huaaa...), oh plus satu lagi rekan aries gw juga yang kayaknya udah lebih dari sekali gagal nembak di tahun ini (kekekekeke). (walaupun kenyataannya udah berbalik membaik buat elo ya tet, selamat yaaa ;p).

belum lagi soal resolusi. beberapa minggu lalu gw tiba2 menyadari kalo resolusi gw tahun 2005 ini gak ada yang terpenuhi. padahal itu cuma 3 resolusi sederhana: hidup sehat, hidup teratur, dan hidup hemat (baca: resolusi 2005). tapi semuanya kayaknya malah makin berantakan.

thanks god sih gw sehat2 aja sampai sekarang, mungkin karena gw rajin olahraga. tapi bukan berarti gaya hidup gw sehat (terutama di wiken yg sarat alkohol ;p). maksud hati juga berhenti ngerokok di tahun ini, at least jadi occasional smoker aja di saat2 keriaan malam. tapi makin ke sini, smoking occasion-nya makin banyak: pas liburan, pas lembur, pas ngedit TVC di PH, pas presentasi ke klien, dan nambah terus.. hehehehe..

hidup teratur dan bangun pagi juga sama sekali belum sukses. belanja bulanan sering telat. dan banyak rencana yg cuma tinggal rencana tanpa realisasi.

apalagi hidup hemat, secara tiap bulan pasti ada pengeluaran either buat motor (ban battlax, knalpot freeflow, jaket) atau airsoft (vest IBA-MOLLE, holster, boots, magazine, bb-loader, gas blow back glock 17, battle dress uniform, dll). belum kebutuhan rumah tangga yang emang musti dipenuhi (TV, mesin cuci, komputer, dll).

beberapa minggu yang lalu gw mulai gelisah: malam tahun baru ngapain? penting banget ya? hmm.. penting nggak penting ya. nggak penting secara itu cuma ganti hari kayak biasanya aja. tapi penting secara orang butuh momen buat mengawali segalanya dengan semangat baru. reset. restart. apalagi setelah segala sucks-nya hidup di 2005. berharap bisa bikin semuanya jadi lebih baik (amin!!!).

kalo kata mia: "gw ingin mengawali tahun baru dengan cara yang extraordinary. hopefully dengan demikian tahun 2006 bakal jadi tahun yg extraordinary juga."

seperti yg saban kali dibilang nasucha (mengutip motul): "keceriaan itu bukan dicari, tapi diciptakan." atau kata lydia: "garing atau nggak itu bukan masalah di crowd-nya, tp gimana elo bikin suasana jadi gak garing."

Image hosted by Photobucket.com

well, akhirnya gw mencoba mengerahkan daya upaya gw. gw berinisiatif menjadi EO acara taun baruan bareng temen2 gw. mungkin nantinya itu bakal jadi acara taun baru yg seperti biasanya dilakukan orang2, but at least itu bisa jadi momen spesial buat gw dan teman2 gw. and it'll be a good start!

now i'm the one who'll make things happened. and guess it will be my one and only resolution for 2006.

bye bye 2005.

Wednesday, October 19, 2005

pasar ikan di belakang kantor

tahukah kalian bahwa ada pemandangan kayak gini di belakang kantor?

Image hosted by Photobucket.com

Image hosted by Photobucket.com

tanggal 12 oktober 2005, sekitar jam 3 pagi, di belakang gedung BRI II sudirman.

pulang lembur, abis disetrap ngerjain presentasi nescafe sama ECD yang gak punya timeframe dalam kerja, padahal jam 8-nya gw udah harus syuting tvc x mild...


foto: iwan paul 2005

Thursday, September 29, 2005

where truth well told and lies well hidden

mccann-erickson indonesia di bawah peter sandor itu persis orde baru. semuanya serba terlihat indah dan baik2 aja. nyewa tempat yang keren dan bergengsi (dan MAHAL!). menang pitching ini itu. hire orang banyak dengan gaji lumayan.

bahkan di saat satu dua klien mulai cabut, proyek2 dari existing client udah gak ada yang berarti banyak (secara kerjaan maupun duit), dan billing menurun, semuanya masih terlihat baik2 aja. ditutupi dengan retorika dan diplomasi ala soeharto, yang penting harmoni dan stabilitas.

padahal lama2 itu mulai jadi kanker yang merongrong tubuh, tanpa mendapat penanganan yang serius. ditambah mismanajemen apalah yang kita para kroco ini gak pernah tau. ibaratnya tampilan luarnya sehat, tapi dalemnya udah rontok. ini yang kemudian diakhiri dengan audit oleh mccann regional asia, dan peter sandor pun dilengserkan (dipulangkan ke negaranya).

the truth was: mccann-erickson indonesia is collapsing.

Image hosted by Photobucket.com
logo sekaligus filosofi mccann

didatangkanlah CEO baru: jan geritz, beserta seorang supervisor finance: niraj. satu demi satu program pemulihan mulai dilakukan, termasuk reshuffle karyawan untuk mengoptimalkan kinerja. tapi tampaknya keuangan kantor masih besar pasak daripada tiang. akhirnya tindakan pun terpaksa dilakukan: lay off karyawan besar2an.

bukan karena krisis bahan bakar. bukan karena krisis ekonomi dunia. tapi karena mismanajemen yang terjadi dari 1-2 tahun lalu. krisis2 global itu hanya memperparah, tapi bukan sebab utama.

sekarang, semua yang tersisa harus bekerja keras untuk membenahi puing2 ini, membangun lagi kantor ini. nggak tau berapa lama kita bisa bertahan. nggak tau berapa lama mereka (manajemen sekarang) bertahan.

ada setitik harapan di ujung sana. walaupun terowongan ini sangat gelap, penuh lubang dan jebakan, serta tikus2 kebohongan yang ada di pojok2 ruang.


secara gamblang kisah di mccann bisa diikuti lewat tulisan di blognya alia: we have woken dan tulisan tentang the after math: mccann black friday

atau di blognya tasha: hari-hari sial

simpati buat anak2 mccann ada di blognya glenn: buat teman-teman di mccann.

satu demi satu mereka bertumbangan

"and life barrels on like a runaway train
where the passengers change, but they don't change anything
you get off someone else can get on"

Fred Jones Part 2 - Ben Folds


* ditulis dgn kesedihan yg mendalam mikirin lay off keparat di kantor tercinta ini..

Friday, September 16, 2005

pola makan kita salah?

masyarakat di perkotaan yg cukup sejahtera biasanya punya pola makan yang tidak berkekurangan. artinya gizinya cukup, ada karbohidrat, protein, dan serat. kekurangan vitamin dan zat2 lainnya biasanya dipenuhi dengan vitamin/suplemen dan susu. namun yang sering tidak disadari adalah bahwa pada pola makan/hidup tersebut ada konsumsi beberapa zat yang berlebihan, yaitu: karbohidrat dan gula.

masalahnya kelebihan zat itu tidak selalu bisa dibuang oleh tubuh. yg ada malah akan menjadi tumpukan lemak (dan zat2 lain) sebagai excess baggage/kelebihan zat di tubuh, yang selain memperburuk penampilan juga bisa menjadi sumber penyakit (hahahaha.. bahasanya kayak buku2 tips pasaran gitu.. ;p)

(baca selengkapnya)

Friday, September 09, 2005

generasi yg dibodohi televisi

Image hosted by Photobucket.com

"The most important thing that we've ever learned
as far as children are concerned
Is never, never let them near a television set,
or better still just don't install the idiotic thing at all

It rots the senses in the head
It kills imagination dead
It clogs and clutters up the mind
It makes a child so dull and blind


He can no longer understand a fairytale, in fairyland
His brain becomes as soft as cheese
His thinking powers rust and freeze
He cannot think, he only sees"

-oompa loompa's-
(i mean roald dahl in "charlie and the chocolate factory")


huhuu.. bagus banget ya liriknya oompa loompa pas mereka nyanyi buat mike teavey.
mungkin itu yg menjelaskan kenapa ada perbedaan antara generasi yg banyak membaca dengan generasi yg banyak nonton TV. somehow dari orang2 yg rajin membaca gw sering mendapat banyak ilmu. sementara dari orang2 yg rajin nonton TV gw hanya mendapat banyak cerita.

itu sebabnya dulu kalo ada profil di majalah2, yg jadi idola biasanya emang tokoh2 besar kayak mahatma gandhi, martin luther king, sampai pimpinan2 negara. sementara kalo jaman sekarang, yg jadi idola pasti selebritis. huhuuu.. how decadent we are..

gw sendiri? hmmm.. gw semasa kecil juga dibiasain untuk baca. gw inget, jamannya SD-SMP kalo kita (gw, kakak gw, dan adik gw) naik kelas, pasti nyokap langsung ngajak ke gramedia. dan kita seneeeeng banget karena kita bakal dibeliin buku banyaakk sebagai hadiah naik kelas/rapor bagus (tentunya rapor gw biasanya yg paling biasa2 aja nilainya.. huehehehe). i wonder, kalo anak sekarang naek kelas hadiah dari orang tuanya apa ya???

bahkan, omelan nyokap gw kalo nilai gw jelek adalah: "kamu belajar dong, jangan cuma baca buku cerita melulu." hihihi.. kontras banget ya, kebayang kalo anak sekarang jangan2 omelannya: "kamu belajar dong, jangan cuma narkoba melulu." huahahahaha... (lucu, tp kok miris jg yaa...)

well tapi dr kecil gw juga senang nonton tv, walaupun gak semaniak itu juga. mungkin gw ini generasi yg di tengah2 ya. buktinya, sejak kuliah banyak banget buku yg gw beli tapi belum kebaca sampai sekarang. gw sangat malas membaca, makanya gw begitu banyak tertinggal dengan teman2 gw. lebih enak nonton DVD kemana2. hehehe..

gw beli beberapa DVD dokumenter yg sarat pengetahuan, tp gw juga males nontonnya. gw juga males nonton national geographic atau discovery channel. lebih enak nonton sitcom atau tv seri.. ;p

kalo mau bersikap agak moderat, sebetulnya banyak acara TV yg menghibur dan bagus/berkualitas. tapi yang harus diperangi adalah sinetron2 gak jelas dan some reality show yang benar2 pembodohan. tapi gimana dong ya kalo emang audience-nya seneng dibodohi atau dikasih mimpi2 doang?

Wednesday, August 31, 2005

selamat jalan cak nur ='(

Image hosted by Photobucket.com

sekitar 1 1/2 tahun yg lalu gw pernah makan di sushi tengoku (radio dalam) sama anne. waktu itu emang lagi jam2 makan malam, jadi banyak juga orang yg ngantri. nah pas lagi asik2 makan, tiba2 di antara orang2 yg ngantri itu terlihat sosok ramah tokoh idola gw: cak nur, yg datang bersama istrinya.

waaahhh... gw langsung excited gitu. soalnya kayaknya baru sekali itu gw ngeliat cak nur langsung dari jarak dekat (mungkin terpisah satu atau dua meja lah). tapi gw bingung, gw harus gimana. gw sempet bilang ke anne: "apa kita tawarin dia duduk satu meja ama kita aja ya?" soalnya masih ada 2 kursi kosong. tp terus terang gw sungkan dan ragu2, gw khawatir nanti cak nur-nya jadi gak enak atau gimana. yaa.. akhirnya gw cuma diem. padahal ingin sekali gw menghampiri cak nur dan bilang:

"om, saya ini penggemar om. saya selalu kagum dengan pemikiran2 dan buku2 om. termasuk pandangan2 om tentang islam, masyarakat madani, dan pluralisme. walaupun saya bukan muslim. kalau mau, om boleh duduk dulu satu meja dengan saya, sementara menunggu orang lain selesai makan."

(yg di kepala gw, gw emang manggil dia "om", mungkin karena gw kenal dan cukup akrab sama anaknya: mikail).

gw tidak menghampiri cak nur dan kata2 itu tidak pernah tersampaikan, seperti gw menganggap ide itu hanyalah ide yang gak penting di saat itu. tp sekarang gw menyesal, kenapa gw nggak melakukan apa yang ada di pikiran gw waktu itu.

sekarang tokoh besar, guru dan teladan bangsa itu telah tiada tanggal 29 agustus lalu. dan gw menyia2kan kesempatan untuk bicara dengan dia. walaupun sekadar menyampaikan penghargaan gw, atau sekadar menawarkan tempat duduk. (walaupun kalo gak salah dia juga nggak menunggu terlalu lama sampai mendapatkan meja.) dan gw selalu ingat ekspresi wajah cak nur ketika itu: ramah, tersenyum, dan memancarkan aura yang baik (walaupun gw nggak tau apa yang ada di balik ekspresinya itu: apakah dia sedang sakit, ataukah dia sedang sedih?).

gw sediihhh banget.. ='( indonesia baru saja kehilangan salah satu anak terbaik bangsanya. ingin kupercaya akan ungkapan: mati satu tumbuh seribu. semoga demikian jg ide2 dan pemikiran cak nur. supaya bangsa ini bisa jadi lebih baik lagi.

terima kasih cak nur. karya dan teladanmu tidak akan dilupakan orang.

Thursday, August 18, 2005

nggak perlu jauh2 ke maldives buat liburan indah kayak gini

belitung, 13-17 agustus 2005

Image hosted by Photobucket.com
bukit brahu

Image hosted by Photobucket.com
sebagian pantai pulau lengkuas

Image hosted by Photobucket.com
pantai pulau lengkuas diambil dari atas mercusuar

Image hosted by Photobucket.com
di pantai pulau burung (gila fin gw keren banget yaaa.. hehehe..)

Image hosted by Photobucket.com
senja di muara sungai menjelang tanjung pandan

Image hosted by Photobucket.com
and it's meee...

cukup ke belitung dan beberapa pulau di sekitarnya, elo bisa ngedapetin liburan dan pemandangan yg sumpah indah banget. gak sampai 1 jam naik pesawat dari jakarta (belum termasuk perjalanan darat dan laut yg nggak terlalu jauh juga). dengan biaya yg sangat murah pula (nggak sampai 1,5 juta buat liburan 5 hari 4 malam). thank god for this beautiful paradise of indonesia. maldives doang mah putuusss! =)


foto2: iwan paul 2005

Friday, July 08, 2005

OPT FISIP UI '97

orientasi perguruan tinggi (alias ospek, mapram, dll)
fakultas ilmu sosial dan ilmu politik
universitas indonesia
1997

i consider this as one of my biggest works. secara hitam di atas putih ketika itu gw wakil koordinator acaranya. tp secara de facto gw yg mengkoordinir semua persiapan dan kegiatan seksi acara dr bikin konsep hingga eksekusi (krn koordinatornya sendiri lagi sibuk penelitian di luar kota). dan ini gw anggap sangat penting karena (bisa ikut) menentukan jalan hidup ribuan mahasiswa baru FISIP UI: dari S1 reguler, D3, hingga S1 ekstension.

berminggu2 panitia acara rapat intensif. sekali rapat makan waktu berjam2 bahkan sampai begadang2, dengan debat2 panjang yg melelahkan dan menguras pikiran. riset bahan2. rapat koordinasi. kerjasama ama jurusan dan BKSM (badan kelengkapan senat mahasiswa) yg penuh friksi. ijin sana sini. dan begitu banyak pritilan yg harus dikerjain. tujuannya cuma satu: bikin OPT yg bagus.

Image hosted by Photobucket.com
buku OPT '97 dan beberapa bahan bacaan mahasiswa baru yg didiskusiin di DK

bagusnya yg kayak apa? yg bermakna, yg bermanfaat, dan yg bisa bikin perubahan. semua kegiatan di acara ada tujuannya. semua detil acara dipikirin dari konsep sampe turunannya (makanya rapat2nya itu lamaaa2 banget).

makanya di acara itu banyak diskusi dan dinamika kelompok dengan anggota tiap kelompok yg komposisinya berubah2 terus setiap kalinya (thanks to bayu yg bisa sedemikian rupa mengacak ribuan mahasiswa baru untuk tiap sesi supaya komposisinya berubah terus. mungkin lo bilang gw gila, tp gw percaya itu ada gunanya.. hopefully.. hehehe..). setiap kelompok dibimbing oleh aktivis dan pemikir2 terbaik kampus dengan topik dan muatan yg relevan buat jadi mahasiswa ideal. bahkan kegiatan fisik yg keliatannya gak jelas, senior marah2, hukuman, dan pressing, semuanya ada maksudnya.

apakah OPT ini betul2 bermanfaat dan berhasil? gw gak tau deh. gw cuma ingat di salah satu momen di awal tahun 98 jauh sebelum suharto lengser, sebelum demo menjadi trend, ketika mengumpulkan 2000-an mahasiswa UI saja sudah menjadi "prestasi". ketika itu seorang temen gw bilang ke gw: "anak fisip yg ikutan demo itu banyak anak 97-nya wan." wah itu cukup bikin gw bangga, meski belum tentu itu ada hubungannya dgn OPT yg gw bikin.

Image hosted by Photobucket.com
kutipan di halaman terakhir buku OPT '97

***

minggu lalu, gw ketemu salah seorang temen baik gw. kita udah jarang ketemu, saking sama2 sibuk dgn hidup masing2. setelah nongkrong ngobrol ngalor ngidul, tiba2 gak sengaja kita menyinggung soal OPT. gw selama ini bahkan udah lupa kl temen gw itu adalah anak FISIP UI 97 yg gw ospek. lalu gw tanya kesan2 dia di OPT. yang ada dia langsung cerita macem2 dengan semangat, yg diskusi kelompok soal ini itu, sampe yg pas acara penutupan dia nangis terharu sesenggukan.

HUAAAA.. senangnyaaa.. gw bener2 gak nyangka. 8 tahun udah berselang. tp gw masih ketemu orang yg dengan antusias cerita soal OPT, sementara sekian lama gw berteman sama dia, belum pernah sekalipun kita ngobrol soal itu. it DOES really pay off! hasil mimpi dan kerja keras gw berminggu2 (termasuk dimusuhin krn selalu mimpin rapat sampe lamaaaa banget, dan suka ngaret miting krn kesiangan.. hehehe..).

gw gak tau, atau mungkin gak akan pernah tau, seberhasil apa OPT yg gw bikin itu. gw pernah nanya ke Desi Dompas, panitia acara yg bertanggungjawab sama sesi dinamika kelompok kreatif: "apakah kegiatan kreatif seperti outbond itu bisa bikin orang jadi bener2 kreatif?" jawabannya: "acara seperti itu gak mungkin bisa bikin semua orang jadi kreatif. tapi bagi beberapa orang yang punya potensi, itu bisa membantu untuk ngebuka kreatifitas dan leadership-nya." gw kira begitu jg dengan OPT itu. mungkin itu tidak akan merubah hidup semua orang, tp paling tidak itu ngebantu membuka potensi sebagian orang yang memilikinya. karena pastinya variabel perubahan itu ada banyak. apalagi hanya untuk sebuah acara dua hari dengan peserta segitu banyak.

ya paling nggak sekarang gw MASIH bisa menikmati hasil kerja keras gw di tahun 1997. semoga ini juga gak bikin gw terbuai dengan karya lama, tp juga bisa mendorong gw untuk bikin karya2 lain yg juga bermanfaat buat orang banyak di masa depan. amin!

... or maybe i just took it too seriously?


big2 thanks buat semua anak fisip yg udah sama2 berjuang bikin OPT 97 itu terwujud. khususnya PO (bambang menye), para anak acara (sammy gultom, ita sosio 94, mandy, desi dompas, bayu, anto, woko, dan lain2), dan para pembimbing dinamika kelompok/DK (ismet, alex didit, derry, sigit, gede, inuy, ririn, frenky, dan lain2).

Wednesday, June 29, 2005

soundtrack hidupku has been launched

it's my new sub-blog! tentang album2 musik yg paling penting buat gw. untuk edisi perdana baru yg periode tahun 2000-an. segera menyusul per dekade: 90-an, 80-an, 70-an, sampai 60-an. just click SOUNDTRACK HIDUPKU. enjoy!

Monday, June 27, 2005

bulan di atas BRI 2

Image hosted by Photobucket.com
21 juni 2005 19:44

foto: iwan paul 2005

tetap prima...

Image hosted by Photobucket.com

... meskipun abis ujan2an dari pasaraya (lanjutan cerita di bawah.. hehehe..)

Friday, June 24, 2005

pasaraya cupu

kemaren sepulang kantor, gw ke pasaraya blok m buat ketemu seorang temen lama. di parkiran udah mulai grimis rintik2. tp gw cuek jalan dgn menunggangi si grung2 (motor gw yg keren banget itu.. ;p) berharap grimis itu gak berubah jadi ujan gede, berharap kalaupun ujan semoga cuma di daerah sudirman ke arah pusat/utara jakarta.

tp ternyata... smp semanggi ujan makin gede. gw pun langsung menepi dan pake jas ujan yg cuma sebadan doang (yang penting baju, tas beserta isinya, dan badan tetap kering)--krn jas ujan yg sampe kaki gak muat di bagasi motor gw, hehe. di perjalanan ke pasaraya gw sibuk memaki2 hujan yg semakin deres. actually gw seneng naek motor ujan2an. ada sensasi tersendiri gitu. tp TIDAK saat gw mo pergi ke kantor, ke mall, or ketemuan orang. gw pun terus menghujat hujan, bis2 keparat yg berhenti sembarangan, dan kemacetan yg memperlambat gw.

begitu sampe di pasaraya gw langsung nyari parkir motor, berharap bisa segera meneduh, ngeberesin barang2 (termasuk HP dan dompet di kantong belakang yg mulai basah kena rembesan air di celana). tanya2 dan muter2 sana sini ternyata pasaraya gak punya parkiran motor! ada mungkin 5 menit gw bolak balik di depan lobi2 pasaraya-seibu yg penuh orang (untung motor gw keren, jd paling nggak orang gak bakal protes lah gw mondar mandir.. hehehe..).

smp akhirnya gw menemukan sebuah pojokan kecil tempat parkir motor khusus karyawan di samping pos gerbang masuk mobil yg dari arah bekas gereja efatta melawai. tempat parkir itu beneran kecil, mungkin kapasitasnya cuma 10-15 motor (untungnya udah sepi), dan yg lebih parah, di situ banjir setinggi di atas mata kaki! kampret! ternyata mal segede itu gak punya parkiran motor yg proper buat pengunjung, even buat karyawannya sendiri. gw langsung menyumpah2 dan nyesel ngajakin ketemuan di pasaraya, tau gitu mending di PS aja atau dimana kek. gedung2 kecil juga biasanya selalu punya parkiran motor.

smp dalem gedung gw langsung nyari toilet, ngelipet jas ujan, masukin ke plastik, meres celana dan sepatu. dan jadilah gw nongkrong bersama temen gw dgn celana panjang dan kolor basah =p.

well anyway, gw gak masalah keujanannya, gw jg gak masalah nongkrong dgn celana dan sepatu basah. tp gw bete dgn pasaraya yg gak punya parkiran motor. fyi aja, dr semua mal2 favorit gw semuanya punya parkir motor. here they are:

1. PS: they have the best parkir motor i know. letaknya di basement di dalem gedung, jadi gak keujanan, gak kepanasan. dan luas, jadi motor2 bisa diparkir dgn proper dan gak terlalu berdempetan kayak di sarinah. penitipan helm gratis ada. waktu operasi 24 jam penuh.

2. PIM: parkir motornya jg luas, tapi outdoor. dan sayangnya penitipan helmnya bayar 1000. tapi cukup nyaman lah.

3. citos: parkir motornya ada di dalem gedung jg, cuma kl jam2 sibuk biasanya penuh dan cenderung berdesakan. nitip helm gratis juga. ya cukup lah.

4. EX: parkir motornya jg di dalem gedung. tapi kapasitasnya tidak sebesar kebutuhan, jd di jam2 sibuk pasti pennnuuuuh banget dan mepet2 banget parkirnya. buat tips aja, kl parkir di situ jangan cuma mikir bisa/gak masuknya, tp musti nyari yg keluarnya gampang. apalagi dgn motor sebesar dan seberat CBR gw or tiger, yg susah digeser/diangkat sendiri. nitip helm gratis juga.

see! semua mal favorit punya parkir motor yg (paling tidak) proper, tp pasaraya nggak. mulai sekarang gw coret pasaraya dr mal favorit gw. btw, dulu jg pernah semua toilet yg ada di pasaraya-seibu, menagih uang jasa kepada para penggunanya. udah kayak terminal aja. hmmm emang ketauan deh, kl yg punya/ngelola emang ngaco, pasti kenyamanan konsumen yg jadinya dikorbankan.

Thursday, June 02, 2005

mama, aku mau motor harley davidson...

2 hari yg lalu sepulang kantor gw iseng2 mampir ke automall di scbd. setelah puas ngeliat sportsbike dgn CC besar (600-1000an) yg dipajang di basement, dan jajal2 helm mahal (yg gak mungkin gw beli walaupun keren2) di salah satu toko asesoris, gw pun iseng masuk ke toko harley davidson.

di situ gw seruntulan aja ngeliat2 asesoris dan motor2 yg dipajang. tp ternyata ada hal lain yg jauh lebih menarik perhatian gw: mencuri dengar obrolan customer dan penjaga toko di situ. jadi, di situ gw ngeliat ada 3 orang customer yg gw duga adalah bapak-ibu (yg udah cukup berumur, beruban) dan anak mereka (cowo, umurnya mungkin sekitar 25-an, gondrong diikat ke belakang, agak jangkung). terus ada seorang penjaga toko yg melayani mereka. kurang lebih potongan obrolan yg gw denger kayak gini:

penjaga toko: "nggak bener tuh kl ada yg bilang dyna lebih jelek dr sportster. cuma beda model aja kok."

pemuda gondrong: "ooo. tp yg itu lebih bagus kayaknya."

penjaga toko: "cobain aja dulu. coba dinaikin."

ibu: "yang merah bagus tuh.."

Image hosted by Photobucket.com
dyna super glide custom

lalu mereka menghampiri deretan motor2 yg baru aja gw liat bertype "dyna" dan "sportster" (yg gw jg liat harganya dr 220 sampai 290-an juta!). si pemuda gondrong itu pun menjajal duduk di atas salah satu motor "dyna" biru dan si penjaga toko menyalakan motor itu. bapak-ibunya tersenyum melihat anaknya yg duduk dgn gagah di atas motor besar yg menderu2 sambil komentar ini itu, termasuk nyuruh si anak untuk memilih helmnya sekalian, sementara si penjaga toko sibuk menjawab pertanyaan2 si anak muda itu.

huaaaa... gw berusaha keras menahan gejolak hati dan pikiran gw, sambil meringis nahan senyum dan buang muka ke arah lain biar gak disangka orang gila. hehehe.. gw gak tau sih kenapa gw begitu. rasanya campur aduk aja antara:

1. sumpah, motor itu kereeeennn banggeeettt! mauuuu banget punya satu.

2. anak itu pasti happy banget mo dibeliin orangtuanya sepeda motor harley davidson baru. walaupun ekspresinya cuma senyum2 aja (emang kebiasaan orang indonesia kali ya selalu jaim2 gitu kl beli sesuatu). mungkin udah kebayang di benaknya, dia bakal ngeceng di depan temen2nya.

3. waahh.. betapa baiknya orangtuanya yg mau ngebeliin anaknya motor besar yg harganya bersaing dengan mobil SUV baru bikinan jepang. hmm.. gak kebayang sih setajir apa ya bapak-ibu itu. mungkin pengusaha. apakah orangtua dr bapak-ibu itu udah kaya raya juga, ataukah mereka pengusaha yg telah bekerja keras dari bawah? yg jelas sekarang anak2 mereka keliatannya bisa hidup enak, ongkang2 kaki kipas2 biji dan kl mau sesuatu tinggal tunjuk aja (hihihi.. nyinyir yah gw? kl positif thinking-nya: mungkin dia baru lulus kuliah dgn nilai bagus jadi dibeliin motor.. hehehe.. anggep aja begitu). tp tetep gw terharu, bapak-ibu itu pasti pengen anaknya happy.

4. yg terakhir adalah: kok kayak ada yg nggak matching ya? well harley davidson itu kan image-nya macho, powerful, berwibawa, bebas dan anti kemapanan, anak jalanan, dan lain2. tapi emang jaman sekarang semuanya udah beda kali ya. yg punya harley justru emang orang2 yg hidupnya udah mapan (baca: tajiiirr), kebanyakan pengusaha or pejabat. terus, kl bukan mereka, ya pasti anak2 mereka lah. gw yakin di toko itu pasti emang banyak anak muda yg dibeliin harley sama orangtuanya. krn pasti gak banyak anak muda yg dr penghasilan pribadinya udah bisa punya duit sebanyak itu hanya untuk beli motor.

tp lucu aja ngebayangin kalo ada seorang pemuda yg ngomong ke orangtuanya: "mama, aku mau dibeliin harley davidson." huehehehe..

Monday, May 30, 2005

kenapa perut gendut?

a.k.a. pengetahuan dasar bagi yang ingin mengecilkan perut


gw cuma ingin berbagi pengetahuan. bukan berarti perut gw rata. bukan jg bermaksud nyela yg perutnya gendut. siapa tau bisa berguna buat yg pengen ngecilin perut.

di pertengahan taun 2002, temen gw ada yg pergi ke dokter akupunktur yg spesialis ngurangin lemak*. temen gw itu (yg lagi pengen ngecilin perutnya) cerita kl si dokter bilang bahwa di perut itu ada usus, otot, dan lemak. lalu, pengobatan dokter itu cuma buat mengurangi lemak di perut. di samping itu temen gw itu hrs ngejalanin diet yg selain utk mengurangi asupan lemak ke tubuh, juga biar ususnya gak melar. dan sit-up buat ngencengin otot perut.

seiring dgn perjalanan waktu, dan info2 yg gw serap dr majalah atau cerita2 orang, otak gw membuat berbagai kesimpulan tentang ini. jadi kl gw coba jabarkan kenapa perut gendut, kurang lebih begini.

di perut kita itu ada 3 lapisan yaitu: usus (yang paling dalam), otot (di tengah2), dan lemak yg terletak persis di bawah kulit.

usus

(ini termasuk lambung dan beberapa organ pencernaan lain, tapi biar gampang gw tulis aja usus). usus itu elastis. kl kita merasa kenyang setelah makan, itu berarti usus udah terisi sesuai kapasitasnya. kl kita makan lebih dr kapasitas usus, maka usus bakal melar. dan kl ini dibiasakan maka kapasitas usus bakal bertambah besar. semakin besar usus, semakin gendut perut, semakin banyak porsi kita makan krn dgn porsi yg standar masih ada ruang kosong di usus yg minta diisi.

ini jg sebabnya kenapa peminum bir berperut gendut. peminum bir itu kan biasa minum bergelas2 bir dlm waktu yg singkat. ini artinya usus menerima volume zat yg lebih besar dari kapasitas normalnya. makanya dia melar.

meskipun bisa melar, usus jg bisa menyusut kembali ke kondisi normalnya. seseorang yg biasa makan 1 1/2 atau 2 porsi tinggal mengurangi porsi makannya menjadi 1 porsi standar. awalnya pasti nggak enak, krn ada ruang kosong di usus yg belum terisi, jd rasanya blm kenyang. tp kl ini dibiasain, lama2 dgn 1 porsi standar jg rasanya udah cukup kenyang, krn usus sudah menyusut ke ukuran normalnya.

itu sebabnya, makanlah secukupnya. kl mo makan banyak sekali2 gak papah, tp jangan jd kebiasaan. lagipula kesian kan kalo organ pencernaan harus bekerja ekstra krn kita makannya selalu banyak. sekali2 minum bir banyak jg gakpapah, asal jangan keseringan.

otot

rata2 orang yg aktifitas fisiknya lumayan (sering bergerak, atau suka olahraga minimal sekali seminggu) pasti otot perutnya udah kebentuk kotak2. cuma kenapa banyak dr mereka yg perutnya tidak terlihat six pack? krn ketutup lemak. makanya orang yg kurus (baca: lemaknya dikit) itu otot perutnya keliatan kotak2. contohnya ya para tukang, pengrajin, dan kuli2 bangunan.

sit-up (dan berbagai latihan utk otot perut) pastinya bakal membentuk dan menguatkan otot perut. biasanya di awal latihan, krn otot perut mengencang maka otot itu bakal menekan usus (yg melar, kl ususnya normal sih rasanya nggak ya). ini yg bikin org yg biasanya makannya banyak, setelah mulai sit-up kapasitas makannya menurun (cepet ngerasa kenyang).

Image hosted by Photobucket.com

lemak

ini dia faktor yg paling krusial. tubuh tiap manusia itu punya karakteristik yg beda2 dlm mengolah lemak. ada yg mudah membuang lemak, jd sebanyak apapun mengkonsumsi lemak, tetep aja gak gemuk2; ada yg lemaknya nyebar ke semua badan; ada yg ke bagian tertentu aja kyk perut, paha, lengan, pantat, pipi, dll. tp biasanya laki2 mulai umur 25 tahun ke atas, problemnya adalah lemak di perut dan pinggang.

penyebab lemak yg utama adalah pola makan. lemak hewan (ayam, sapi, kambing, dll hingga ke hasil olahannya seperti susu, keju, butter) maupun nabati (mentega, minyak goreng, santan) adalah penyumbang lemak terbesar bagi tubuh. gula dan karbohidrat pun kl tidak digunakan untuk energi beraktivitas akan diolah tubuh menjadi lemak.

ini yg sering tidak disadari orang. banyak org yg mengambil jalan pintas untuk melangsingkan tubuh, seperti: akupunktur/tusuk jarum/metode suntik, minum jamu peluruh lemak, bahkan sampai sedot lemak; tapi mereka gak sadar kalo itu betul2 hanya sesaat. krn setelah lemak hilang, kl pola makannya tidak dijaga ya lemak akan menimbun lagi.

terus, gimana cara mengurangi lemak di perut ini? banyak org yg bilang kita harus sering2 sit-up. menurut saya, iya dan tidak. iya, jika itu dilakukan dengan repetisi yg sangat banyak. tp jika repetisinya hanya sedikit, meskipun berat, ini hanya akan memperkuat dan membentuk otot perut, tapi tidak membakar lemak di perut. krn proses pembakaran lemak yg paling efektif itu ada pada kegiatan aerobik yg gerakannya banyak, seperti: senam aerobik, jogging, hiking, dll, serta olahraga2 yg menguras tenaga dan keringat. semakin banyak kita bergerak, semakin banyak energi yg dibutuhkan tubuh, semakin banyak lemak yg dibakar.

tp memang (konon menurut seorang teman saya), sayangnya, lemak di perut adalah yg terakhir hilang, dibandingkan dgn lemak di bagian tubuh lain. mungkin krn memang konsentrasinya paling banyak di situ. jadi meskipun effortnya sudah sedemikian rupa, dan sedemikian banyak lemak yg terbakar, tetep aja lemak di perut susah ilang.

tapi lagi2 ya balik lagi: intinya ada di pola makan. kl pola makannya tetap (mengkonsumsi banyak lemak, gula, dan karbohidrat), meskipun olahraganya banyak ya hasilnya gak akan maksimal. lagipula yg namanya lemak (kolesterol jahat/LDL) itu jelas gak baik buat tubuh, bisa memicu penyakit jantung, darah tinggi, kolesterol tinggi, asam urat (arthritis gout), dan masih banyak penyakit2 urban lainnya. jd dgn ngejaga pola makan kita bs dapet 2 keuntungan sekaligus: perut less gendut dan badan sehat.

kesimpulan

jaga pola makan dan olahraga itu penting. kl dua hal ini bisa dilakukan, niscaya badan akan lebih sehat. soal gendut atau nggak sih mungkin bisa jadi nomer sekian ya (hehehe.. kok melenceng dr judulnya?). tp kl badan lebih sehat dan umur lebih panjang kan kita bisa berbuat lebih banyak buat sekitar kita. amin! hehehe..


*) fyi aja, konon dokter ini bisa ngilangin lemak di berbagai bagian tubuh: perut, paha, pantat, dll, termasuk bikin pipi nggak tembem, mengurangi nafsu makan, sampai mengencangkan payudara. metodenya selain disuntik vitamin C, juga tusuk jarum buat menstimulasi/mematikan syaraf2 tertentu.


tulisan2 saya tentang tips2 praktis maupun pengetahuan umum lainnya bisa anda dapatkan di TIPS2.

Wednesday, May 18, 2005

writer's block?

.....

.....

.....

buat gw bagian tersulit dr menulis adalah mengawalinya. apalagi kalo tulisan itu pesanan orang, yg berarti ada ekspektasi2 tertentu yg menanti untuk dipuaskan. termasuk menulis utk khalayak ramai. utk memulai rasanya berat sekali di awal. seakan2 kita mendapat beban tanggung jawab supaya pembaca puas.

beda dgn bikin tulisan buat gw sendiri, begitu mentok bisa langsung ditinggal begitu aja. apalagi cuma buat blog. makanya tulisan ini bisa begitu lancar dimulai, sementara hampir 3 jam sebelum ini gw bengoooong di depan komputer mikir gimana cara memulai tulisan gw yg pesanan orang.

hehehe.. lucu ya.. sadar gak ya kalian kalo teman2 kalian para copywriter ini sering bengong lammaaaaaa di depan monitor dengan sedikit sekali tulisan di lembar word. mungkin seringkali terkamuflase dgn jendela2 internet explorer atau outlook express sebagai pengalih perhatian otak yg muternya di situ2 aja, sekaligus biar kita gak terlalu keliatan bengong.

tapi begitu awalnya udah ketemu, pasti langsung lancar. sepertinya ide2 lanjutan berikutnya tinggal dibongkar pasang seenak jidat, dipatut2 mana yg bagus mana yg dibuang. seandainya berhenti paling sesaat dua saat, abis itu lanjut terus sampai tamat. dan kami pun puas.

yg jelas, rasanya, kesulitan mengawali tulisan ini biasanya bukan krn gak ada inspirasi, atau gak nemu ide cemerlang, atau data yg kurang. krn itu semua biasanya udah gw persiapkan sblm gw memulai menulis. gw pikir jawabannya adalah seperti yg dikatakan pharell williams di sebuah majalah:

"If you hit writers block – it’s not writers block. It’s just your instincts telling you that what you are doing doesn’t move you creatively. If there’s nothing to express – you just have to move to the next thought.”

Image hosted by Photobucket.com

Thursday, May 12, 2005

better than saying no

bbrp hari yg lalu di radio mtvsky gw denger kyk PSA gitu. intinya ada suara2 anak muda yg lagi berantem, terus ditutup dgn announcer: "alcohol memicu 15% perkelahian remaja. say no to alcohol!"

wuih, kesan pertama gw: kok gak enak ya kedengerannya, ada yg aneh gitu. abis itu gw pikir2, wah kyknya ngaco deh ni PSA. kenapa? begini:

dulu bgt jaman gw kuliah gw pernah liat ada poster AIDS, di salah satu pointers-nya poster itu bilang bahwa utk mencegah AIDS: jangan melakukan seks bebas. kemudian salah satu senior gw ada yg bilang: "kalo gitu sama aja kalo kampanye pencegahan diare, dia bisa bilang: 'jangan makan' dong". (senior ini bernama ignatius haryanto a.k.a. kum kum, skrg peneliti dan direktur Lembaga Studi Pers dan Pembangunan. dia ngomong gitu kl gak salah sebelum kita diskusi cultural studies bersama mandy dan ismet).

saat itulah gw mulai berpikir bahwa bikin kampanye yg bagus itu gak bisa sembarangan. bhw sesuatu yg kl dipikir sekilas make sense, ternyata blm tentu tepat sasaran. sama kayak iklan mtv itu. kenapa? begini:

kl seorang peminum alkohol denger iklan itu dia akan berpikir: "lha, gw nggak gitu kok" atau "ih, nggak banget sih ni iklan!" atau "iya sih, mungkin bener, tp bodo amat lah". yang ada iklan ini malah gak ngefek sama sekali.

kl buat seorang yg bukan peminum alkohol mungkin dia akan berpikir: "wah bener jg tuh, jd gw sebaiknya gak minum alkohol." tapi apalah arti sebuah iklan dibandingkan dgn besarnya godaan dan dorongan teman2 saat elo masih muda. ingat: saat elo ABG, teman adalah hal terpenting dlm hidup. "mending gw ikutan minum, drpd dianggep gak gaul atau nerdie. malah enak, bisa enjoy, bisa ketawa ketiwi bareng, punya pengalaman seru."

jadi iklan mtvsky itu udah (pertama) gak ngaruh/ngefek, terus (kedua) gak mendidik pula. kenapa? begini:

ya iyalah gak mendidik. kl iklan itu gak dipedulikan, gimana bisa membawa perubahan. krn kurang relevan dgn hidup anak muda, ya mereka pasti bakal narik diri duluan. belum apa2 udah bilang "jangan" or "say no", itu sama dgn suruhan orang tua yg seakan2 tidak (mau) mengerti anak muda.

Image hosted by Photobucket.com

menurut gw, drpd bilang "say no to alcohol" akan lebih baik kl kita bilang "drink responsibly". minumlah dgn bertanggung jawab. kenapa? begini:

kalimat itu lebih kena ke anak muda, yg peminum alkohol maupun tidak. paling tidak kalimat itu mengajak para peminum alkohol utk "yuk, kita kurangi dampak negatif dr minum alkohol." buat yg bukan peminum jg akan lebih berhati2 utk mengkonsumsi alkohol.

buat anak muda jg rasanya lebih mendidik. krn namanya jg darah muda, semakin dilarang, semakin menjadi. sementara dgn drink responsibly, paling tidak anak muda bisa belajar utk bertanggung jawab terhadap pilihan2nya dia. dan belajar utk bersikap dewasa tentunya. udah gak jaman sekarang ngelarang2 ini itu. haree geneee gitu lohhh..

Tuesday, May 10, 2005

si grung-grung

HOREEE!!! motor gw udah legal berkeliaran di jalan dengan identitas resmi yang diakui negara: B 6424 SCV. akhirnya gw bisa menikmati hadiah ulang tahun paling mahal yang pernah gw beli buat diri gw sendiri.. kekekeke..

hadiah ultah? bukannya ultah gw udah lama? yup! well.. kalo beli hadiah ultah yg berupa kendaraan bermotor, pasti gak bisa langsung dinikmati di hari ultah. krn ada persoalan indent lah, nunggu barang ada lah, nunggu dianter ke rumah lah, nunggu STNK dan plat nomer lah.. hehehe.. jadi motor hadiah ultah ini br bisa gw pake jalan2 dgn leluasa sejak hari minggu kmrn, tgl 8 mei, 6 minggu stlh gw nge-DP motor itu tgl 28 maret (3 hari setelah ultah gw yg tgl 25 maret).

Image hosted by Photobucket.com

hadiah ultah buat diri sendiri? yup! seperti yg gw bilang di status YM gw bbrp hari menjelang gw ultah: "lebih baik menyenangkan diri sendiri drpd nunggu orang lain menyenangkan gw". yg ngejalanin hidup ini kan gw sendiri, jadi yg bertanggungjawab terhadap hidup ini ya cuma gw seorang. mau sedih, mau senang, ya itu pilihan gw. dan kenapa jg harus nunggu orang lain utk melakukannya buat gw. it's the matter of choice. and will.

hehehe.. itulah enaknya belon kawin dan berkeluarga. seperti kata LO (inisial salah seorang pecinta hoby dan mainan): mending puas2in beli mainan dulu sblm kawin. walaupun dgn beli motor ini gw harus menunda hobi airsoft dan perang2an yg memanggil2 tp bakal bikin gw spend duit banyak buat beli ini itu. begitu jg list barang2 yg pengen gw beli harus turun semua dr prioritas gw. mulai sekarang, lupakan: ipod, casio g-shock, HP canggih atau PDA (mending beli buku notes aja deh buat jd organizer/reminder.. huahahaha..), piano/keyboard, sofa, dll. dan skrg tinggal berjuang utk lebih hemat biar tiap bulan bisa ngelunasin kredit motor gw itu..

slamat ya wannn!

Friday, April 29, 2005

indahnya pantai mimpi

Image hosted by Photobucket.com
dreamland, 23 april 2005 sore2

foto: iwan paul 2005

Tuesday, April 26, 2005

can't hardly wait

Image hosted by Photobucket.com

to ride on this machine

foto: iwan paul 2005

Wednesday, April 20, 2005

the launch of my sub-blogs

sebetulnya gw pengen punya blog/website yg tulisannya bisa dikategoriin kayak adie (http://blog.kebunsuara.com). cm krn gw gak bisa (dan males buat belajar) bikin website, jadilah gw mengakali kegaptekan gw itu dgn membuat sub-blog, yg sebetulnya adalah blog di dalam blog.

tujuannya ya utk mengelompokkan tulisan2 gw, supaya orang lebih mudah untuk nyari tulisan2 gw. daripada harus browsing dan nyari dari list yg berderet, belum kl musti ngubek2 arsip.

jadi blog yg ini sbg parent directory-nya (duh.. gaya bener istilahnya.. ;p) buat jurnal, curhat, dan tulisan2 lainnya yg general. sementara yg lebih spesifik dan berseri ada di beberapa sub-blog yg link-nya bisa dilihat di bawah Direktori di side bar:

1. PENCARIANKU. isinya tulisan2 gw tentang agama, keyakinan, dan ketuhanan. nantinya bisa aja ini menyangkut hidup, cinta, dan hal2 filosofis lainnya.

2. TIPS2. isinya pengalaman2 praktis gw yg mudah2an bisa ngebantu orang lain yg mengalami kebutuhan yg sama.

Coming Soon:

1. CERPEN

2. CV dan PORTFOLIO

3. ARTIKEL2 LAMA

4. REVIEW. on books, movies, musics, etc.

selamat menikmati.. =)

Wednesday, March 23, 2005

perang2an pertama setelah hampir 20 tahun

yipikaiyee mother fucker... (tau dong line-nya siapa ini) akirnya gw maen perang2an!!! hehehe.. =D

sblmnya, terakir gw maen perang2an itu kelas 1 smp (taun 85/86). wkt itu airsoft sama sekali belon ngetop. jd kita cuma bermain dgn senapan2an yg berbunyi nyaring di rumahnya awan yg cukup besar di sriwijaya. gak pake skenario, gak pake strategi. asal ketemu orang tembak aja.

Image hosted by Photobucket.com

setelah bbrp bulan gw punya airsoft serius pertama gw (m4a1-tokyo marui, jepang), akhirnya baru hari minggu kemaren gw berkesempatan utk ikutan skirmish (wargame) pertama gw. bersama teman2 dr code4 team, bertempat di patriot, serpong, hari minggu pagi sampe sore (minggu pagi??? well.. emang harus ada yg dikorbankan utk mendapat kesenangan =p).

di 3 field kita memainkan bbrp skenario sederhana seperti death match dan penyerangan pos, dgn pemain belasan orang. yg agak spesial dlm permainan kali ini adalah tiap magazine hanya boleh diisi 30 peluru, supaya lebih real seperti pasukan beneran (which is harus ada strategi utk gantian nyerang saat ada yg reload), dan supaya belajar utk irit peluru (standar magz airsoft AEG/auto electric gun adalah 60an peluru, sementara ada jg hi-cap magz yg bisa nyimpen ratusan peluru, kebayang kan betapa biasanya airsofter itu menghambur2kan peluru dgn setelan full auto).

sbg pemain baru tentu saja gw masih sangat cupu. udah gak pake seragam, perlengkapan sangat terbatas, dan ketembak melulu pula. tp tetep aja permainan ini sangat menyenangkan sekaligus menguras keringat (i always love sweating, asal gak lagi di mal, party, atau di kantor yah.. hehehe..) dan tenaga (untung gw udah sering olahraga, jadi gak pegel2 bgt udahannya).

yg kurang menyenangkan cuma menyadari bahwa ada begitu banyak barang yg jadi pengen gw beli buat ngejalanin hobi yg sama sekali gak murah ini.. hehehe.. padahal sblmnya gw udah sempet berpikir, mungkin kesenangan gw thd airsoft emang cuma anget2 tai ayam semata, dan gw sempet berniat ngejual AEG gw. tp setelah perang2an kmrn, kesenangan gw dr masa kecil itu kembali berkelebatan. dr sekian barang yg pengen gw punya, minimal gw harus (segera) punya:

- magazine (minimal 2 lagi. standarnya load-nya tentara beneran sih 6)
- bb loader
- bdu (battle dress uniform alias seragam)
- boots
- vest
- googles
- dan GBB side-arm alias handgun gas blow back

huaaa.. bisa gak kebayar tagihan2 listrik, telpon, dan gaji supir dan gak jalan2 ke mal selama sebulan.. =(


PS: buat yg pengen tau lebih jauh ttg dunia airsoft di indonesia bisa klik http://code4.airsoftland.com/ (informasi basic-nya ada di sini semua) atau http://www.airsoftland.com/ (ini salah satu tokonya di jakarta)

Thursday, March 10, 2005

ku ingin

Image hosted by Photobucket.com

ingin sekali punya piano
biar bisa nyanyi dan bikin lagu seperti ben folds
ingin sekali punya waktu
buat ngulik lagu seperti dulu

ordinary people

by John Legend

girl i'm in love with you
this ain't the honeymoon
past the infatuation phase
right in the thick of love
at times we get sick of love
it seems like we argue everyday

i know i misbehaved
and you made your mistakes
and we both still got room left to grow
and though love sometimes hurts
i still put you first
and we'll make this thing work
but i think we should take it slow

chorus:

we're just ordinary people
we don't know which way to go
cuz we're ordinary people
maybe we should take it slow
take it slow
this thime we'll take it slow
take it slow
this time we'll take it slow


this ain't a movie, no
no fairy tale conclusion ya'll
somethimes it's heaven sent
then we head back to hell again
we kiss and we make up on the way

i hang up you call
we rise and we fall
and we feel like just walking away
as our love advances
we take second chances
though it's not a fantasy
i still want you to stay

take it slow
maybe we'll live and learn
maybe we'll crash and burn
maybe you'll stay,
maybe you'll leave,
maybe you'll return
maybe another fight
maybe we won't survive
but maybe we'll grow
we never know baby you and i

Monday, March 07, 2005

get funked up

.. abis2an di java jazz 2005. sabtu, 5 maret, sore sampe malem banget.

Image hosted by Photobucket.com

pertama2 maliq. baru sekali gw liat mereka di panggung gede, dan band yg banyak terinfluence soul dan r&b ini ternyata enerjik banget di panggung besar.

Image hosted by Photobucket.com

earth wind and fire gadungan alias al mckay all-stars juga keren dan seru banget. meski bukan earth wind beneran, tapi kapan lagi ngeliat repertoir lagu2 earth wind dari yg jaman jebot sampe 90an dibawain ama band full dgn vokalis2 maupun horn section yg lengkap.

Image hosted by Photobucket.com Image hosted by Photobucket.com

Image hosted by Photobucket.com Image hosted by Photobucket.com

apalagi didukung ama personil2 band kelas dunia, seperti:

al mckay - pendiri band ini, dia si original member dari earth, wind & fire
bruce conte - gitarisnya tower of power (itu yg lagunya "soul with the capital s")
bryan loren - keyboardis yg udah sering banget kerjasama ama penyanyi2 kondang seperti michael jackson, barry white, sting, sampe bikin OST-nya the simpsons.

dan banyak lagi deh. info lengkap klik http://www.glp.at/cont/artistroaster/biographie.asp?ID=56

Image hosted by Photobucket.com

ditutup dgn incognito, si pengusung acid jazz, dgn irama yg gak jauh2 funk2 jg.

Image hosted by Photobucket.com Image hosted by Photobucket.com

yang ada kaki dan badan sampe pegel2 semua dan suara serek gara2 terlalu semangat.

java jazz festival ini sendiri bisa dibilang cuma acara gede tempat anak2 muda jakarta ngabsen. abis dari orang2 yg udah ketebak bakal ketemu, sampe temen2 lama yg udah lama gak ketemu, semuanya ada di situ.

eventnya sendiri banyak ngaco di sana sini. kyknya panitianya baru belajar bikin acara gede. penampilnya yg okeh cuma dikit kayaknya. sebagian ngepop. sebagian jazz standar (yg basi dan agak ngebosenin). sebagian kecil baru jazz yg (katanya) seru; yg justru gak gw tonton, krn ada di hari lain, atau bentrok sama acara yg gw tonton, atau gara2 ngantri masuk, atau ngantri makanan yang berjam2.

tapi dari yg gw tonton gw seneng banget. gak ngejazz? biarin. yg penting gw suka. bisa nyanyi2, bisa jogetan. cukup worthy walaupun mahal. makanya smp gak punya duit lagi buat di-funked up sama james brown. hehehehe..


foto2: iwan paul 2005

Thursday, March 03, 2005

bisa apa aja?

dulu banget, pas gw masih kecil orang tua gw selalu bilang: "jadi orang itu harus punya ketrampilan. jadi di saat2 sulit, ketika kita nggak punya pekerjaan atau apa, kita masih bisa make ketrampilan itu untuk bertahan hidup." kalo gw jago maen tenis, misalnya, bisa aja gw ngasih kursus tenis buat anak2 pas lagi kepepet musti cari uang.

itu sebabnya mereka gak pernah keberatan ngebayarin anak2nya les ini itu (di samping emang punya duit juga kalee...).
  • adik dan kakak gw dikasih kursus piano. (padahal di kemudian hari justru gw yg malah menggeluti musik dan seneng nge-band. sementara adik dan kakak gw kyknya udah gak pernah maen musik sama sekali. hehehe.. coba gw yg dikursusin piano, sekarang pasti gw udah setenar ben folds.. hahahaha.. sementara skrg gw cuma pemain musik otodidak yg baca not balok aja gak bisa.)
  • kami bertiga dikasih kursus tenis. meneruskan hobi bokap sih actually. skrg kyknya udah gak ada yg maen lagi. gw masih bisa, tapi gak jago. musti banyak latihan lagi, biar bisa kembali jago.. huehehe..
  • les senam. well.. yg ini nyaris terlupakan. duluuu bgt kami bertiga sempat nyoba les senam. gw terlalu kecil untuk inget itu dimana. tp kami bertiga ada di sebuah gym besar yang penuh dgn anak2 kecil. latiannya cukup keras (walaupun gw jg gak ngerti prosesnya gimana, yg gw inget cuma disuru manjat2 tali dan gw cuma bisa bergerak semeter doang kali). terus tiap kali ada yg bikin kesalahan, badannya langsung dilipet2 sama pelatihnya. mungkin krn gak tega anak2nya digituin, makanya kami berhenti les begitu aja. pdhal rasanya kami belum ada yg komplein. lha wong ngerti situasinya wkt itu juga nggak.
  • les gambar. kebetulan kami bertiga suka gambar, makanya kami sama2 sempet dikasih les nggambar. bukan les yg profesional bgt, dan gak pake teori ini itu (emang gini cara kursus gambar anak2 kali ya). ilmunya gak banyak (dan memang rasanya les ini cuma sebentar, walau gw cukup terngiang2 dgn kata2 lantang guru gw itu: "coklat tanaaahh" atau "biru langiiitt" sambil ngasih contoh pake krayon). gw justru lebih banyak belajar nggambar dari coretan2 di meja belajar kamar gw dan di kelas. memang dulu sempet ada periode saat hampir setiap hari gw menggambar di kamar gw, sambil nyolong2 ilmu dari r.a. kosasih (komik2 wayang), herge (tintin), dan uderzo (asterix, smurf, dan sebagian tanguy & laverdure), gimana cara gambar kuping, mata, hidung, mulut, dan bagian2 tubuh lainnya. gak tau sayangnya atau nggak, hobi gambar ini gw tinggalkan sejak gw mengenali hobi gw di musik kelak. dari setiap hari nggambar di kamar, jadi ganti setiap hari nggebukin bantal guling or maen gitar.
  • di kelas 5 SD gw les gitar. sepertinya nyokap berpikir kalo gw mewarisi bakatnya di musik. tapi ternyata les ini cuma bertahan tiga minggu. pertemuan pertama: gw gak ngerti apa yg diajarin dan jari2 gw rasanya terlalu kecil buat megang fret gitar. sementara temen2 sekelas les gw kebanyakan mas2 atau minimal anak SMA yg berjari lebih panjang, dan tentunya lebih pintar2 dr gw. pertemuan kedua gak masuk. pertemuan ketiga, lebih gak ngerti lagi. untung nyokap gw pengertian, jadi gw langsung berhenti les. dan musik langsung terlupakan begitu aja dr hidup gw. (tapi pikiran nyokap gw ternyata gak salah soal bakat musik itu. coba guru les gw tau, seperti apa anak muridnya yg cuma dateng 2 kali itu malang melintang bermain gitar di panggung2 pentas seni ketika SMA dan kuliah.. kekekeke..)
  • SMP les bahasa inggris. walaupun cuma sampe intermediate, tapi yaa lumayan lah bisa jadi modal gw kerja di perusahaan multi nasional sekarang ini.. hehehe.. walaupun rasanya modal lain bahasa inggris gw adalah krn gw demen nonton film.. =)
  • les drum, kelas 1 SMP. krn pandangan ortu gw itu juga lah, walaupun mrk udah mencoba untuk membujuk gw supaya ambil les gitar aja instead tapi gw keukeuh, akirnya gw bisa les drum. well gw saat itu blm bisa maen alat musik apa pun. dan ketertarikan gw wkt itu cuma sama drum, sejak gw diajakin latian2 ngeband (walaupun cuma menduduki posisi backing vocal) sama ponky. antusiasme gw yg sangat besar, membuat gw merasa cukup berlatih hanya dgn bantal dan guling (terinspirasi gilang ramadhan, pas baca wawancaranya di majalah Vista atau Hai gitu). u know, buat punya drum di rumah meaning harus punya ruangan berperedam yg bikinnya perlu biaya mahal (di samping drumnya sendiri emang mahal). tapi gw sangat puas dgn kemajuan yg gw dapat dgn berlatih nggebuk bantal guling, ngulik lagu2nya iron maiden, rush, anthrax, dio, dll. saking pesatnya, sampai skill yg gw punya lebih cepat dari apa yg diajarin di les. makanya setelah bbrp bulan, akhirnya gw berhenti les. buat apa les kalo belajar sendiri bisa lebih cepet. walaupun salah satu guru les gw wkt itu (di YMI jalan bumi) adalah Ekky Sukarnoputra (suaminya soraya haque ;p), hehehe..

di luar les, pas SMP gw dapet pelajaran ngetik. gw adalah murid yg paling ancur di kelas itu. sampe pas lulus SMP, semua temen2 gw dapet sertifikat mengetik, sementara gw nggak. sepertinya, meski gak merah, tp nilai gw terlalu minim/pas2an. tp berbekal pelajaran ngetik itulah, thanks juga buat tugas makalah akhir SMA dan tugas2 kuliah yg segambreng yang semuanya musti diketik, gw jadi bisa ngetik 10 jari dengan sangat cepat tanpa ngeliat keyboard (lebih dari 400 karakter/menit). hehehe..

mulai kelas 3 SMP, setelah (rasanya) udah cukup jago maen drum, gw baaarruu mulai tertarik main dan belajar gitar. mungkin krn progressnya cepet, gw jd makin excited. dr modal gitar akustik pinjeman, smp akirnya dibeliin gitar elektrik yamaha ama bokap. sejak itu hampir tiap hari gw ngulik dan maen gitar berjam2 di kamar. bayangin aja, gw bisa betah duduk bersila, ngulik lagu dan maen gitar di depan tape dan ampli gitar gw sampe 5 jam nonstop! (berhentinya cuma buat kencing doang). yg penting ada kopi dan rokok, hehehe.. kebiasaan ini berlanjut sampe pertengahan kuliah. manggung mah udah gak keitung, dari acara2 SMA, kampus, sampe cafe2 jg pernah (termasuk pid pub yg legendaris itu!).

satu2nya tempat ngilmu gw maen gitar pas SMA adalah seorang jagoan gitar yg namanya didit (adiknya imanez, yg kelak jadi gitarisnya plastik, dan jadi pemain gitar cabutan buat iwa k dan melly goeslaw skrg). gak diajarin langsung. gw (bersama temen gw yg lagi ngejar ilmu maen gitar juga, aloy) cuma dateng ke rumahnya, terus memperhatikan baik2 cara dia maen gitar, sambil sekali2 nanya, terus di rumah baru gw cobain. seringkali jg kita iseng2 aja maen gitar bedua, di rumahnya yg kosong di camar, bintaro jaya sektor 3 yg masih sepi (yg kopaja 613 aja rutenya baru smp sektor 2, jd harus jalan jauuuh. jd pengorbanannya cukup besar, apalagi kl udah jauh2 ternyata diditnya gak ada, krn wkt itu belon jamannya HP or pager).

enough for the guitar, let's carry on. jaman kuliah, gw baru lancar nyetir mobil. (hehehe.. memalukan gak si, sementara kakak gw udah bisa nyetir dari SMA.. yah gitu deh kalo keenakan naek kendaraan umum). setelah mahir nyetir, gw teringat lagi sama omongan bokap gw itu. well, at least kalo something happen, gw bisa jadi supir pribadi, supir taksi, atau ngajarin orang nyetir di sekolah2 stiren. krn toh, gw cukup suka nyetir, asal gak kena macet melulu yah.

sekarang, thanks to echo yg berbaik hati menitipkan motornya saat dia dinas di pakanbaru, gw jadi kemana2 bawa motor. which is sangat efektif melewati jalan2 di jakarta yang dimana2 macet. "macet? tinggal melipir!" feels so free (kecuali oleh polusi bus2, mobil diesel pribadi, dan motor2 2 tak yg gak tau diri yaa.. rasanya jadi percuma gw berhenti ngerokok..). again, gw kepikiran lagi soal omongan bokap gw itu.. hehehe.. sekarang jadi nambah lagi satu ketrampilan gw.

oh ya, pas gw ikut ke ujung kulon sama anak2 fisip taun '95, gw belajar nyalain kompor tahu. itu kompor minyak tanah, yg kebanyakan dipake tukang nasi goreng, goreng2an, mie ayam, dll yg musti dipompa dulu. ini butuh ketrampilan khusus, gak sembarang orang bisa nyalain, dan gw bisa! =) prinsipnya dgn petromax jg sama. berarti, walaupun belon pernah, seharusnya gw bisa nyalain petromax jg.

sehubungan dengan itu, gw jg rasanya lumayan punya bakat masak, walaupun belon gw kembangin maksimal, kecuali untuk momen2 kegiatan outdoor kayak naik gunung atau camping. selain goreng lauk, numis2 sayur doang bisa lah. masak nasi tanpa dandang maupun rice cooker juga bisa. bikin sayur asem aja pernah (walaupun gak ngerti bahan2nya). yg jelas bikin roti doang mah udah trampil. bikin kopi or teh jg jago (kata orang sih kopi bikinan gw enak.. hihihi). kl gw punya waktu banyak buat belajar sama pembantu gw (yg mewarisi resep2 canggih dari nyokap gw), semestinya gw bisa jadi juru masak handal.

masih ada lagi. dulu pas gw masih kecil, orang tua gw sering minta dipijet dengan cara: mereka tiduran tengkurap, gw duduk di punggung mereka, dan gw bergeser dgn memindahkan tumpuan beban badan antara di pantat dan di kedua tangan, begitu maju dan mundur. meski jarang, sesekali jg gw pernah dipijet mereka. saat kuliah, seorang teman ada yang ngasih tau cara mijet punggung. krn gw cukup doyan dipijet (jadi bisa ngebayangin gimana pijet yg enak dan nggak) dan feeling yg tepat, rasanya gw jadi gak sulit belajarnya. bahkan so far sih org2 yg pernah gw pijet mengaku pijetan gw enak (gak tau ya apa ngakunya doang di depan gw, sementara dalam hati gak puas). kecuali untuk lengan dan kaki, rasanya gw masih harus belajar lagi.

hehehe.. so far itulah ketrampilan2 yg gw punya. thanks god, gw punya tangan dingin yg cukup trampil (ngebuka kunci mobil dgn penggaris jg bisa, khususnya mobil jepang tahun 80-an ya, kl yg 90-an ke atas belon pernah nyoba.. hehehe..). thanks god jg, gw punya orang tua yg mendukung hobi2 gw, dan berkecukupan untuk bisa memberi gw mainan2 yg bikin kreatif dan tangan trampil, serta ngasih pendidikan (sekolah maupun kursus) yg memadai.

jadi, berarti list profesi yg bisa gw geluti adalah:

  • seniman gambar di pasar seni
  • pengamen atau anak band
  • juru ketik di kelurahan/kecamatan (masih ada gak ya profesi ini?). well paling nggak di biro2 jasa pengetikan skripsi lah.
  • supir pribadi/kantor/taksi/angkot
  • instruktur latihan nyetir
  • tukang ojek
  • kurir
  • tukang roti bakar/mi ayam/goreng2an/nasi goreng. kalo dikembangin dikit bisa jadi koki rumah makan/chef di hotel berbintang.. hehehe..
  • tukang pijet

sayangnya gw gak bisa ngajar les alat musik di sekolah/tempat kursus resmi, krn gw gak bisa baca not balok dan teori2 pembentukan kord gitu2. tapi kalo cuma buat ngajarin gimana cara john petruci maenin lagu metropolis-nya dream theatre doang, atau ngajarin gimana cara neil peart maenin lagu red barchetta-nya rush doang mah, insyaallah bisa. hehehehe.. sori yak, narsis dikit.. =p

Tuesday, March 01, 2005

untung d/h syukur


tampak belakang

the fact:

kejadiannya hari kamis, 17 februari 2005, sekitar pukul 00.00, di cimacan, kurang lebih 1 kilometer sebelum pasar cipanas dari arah puncak. sepertinya karena ngantuk, suami kakak gw sempat blank sehingga mobil melaju ke jalur kanan. dari arah berlawanan ada bus yang langsung melambatkan kecepatannya. si supir bertanya2, apakah pengemudi mobil hyundai atoz ini bule yg kebiasaan nyetir di kanan, atau lagi mabuk? tapi mobil kakak gw terus melaju. bus udah berhenti, dan mobil kakak gw nabrak bus itu.


tampak samping

the other facts:

untung mobil itu menabrak bus, kalau nggak pasti udah nabrak tebing batu di pinggir jalan
untung busnya gak ngebut, dan sempet ngerem sampai berhenti
untung tabrakannya deket rumah sakit dan polsek, jadi cepat ditangani
untung kakak gw sempet sadar dan bisa nelpon gw dr rmh sakit cimacan
untung meskipun luka parah, kondisi mereka masih cukup baik dan bisa kembali normal
untung wajah dan organ2 vital lain mereka gak papah (thanks to seatbelt)
untung perginya gak sama anak-anak
untung kamera, dompet, dll gak diambil
untung mobilnya diasuransi
untung polisi yang nanganin cukup helpful


tampak ringsek

walaupun

kakak gw mengalami patah kaki dan dada yang sesak (kelihatannya karena seatbelt)
suaminya mengalami patah di paha, siku tangan yang remuk, dan lidah sobek
proses recovery yang cukup makan waktu, biaya (utk operasi dan perawatan di rumah sakit aja udah abis puluhan juta), dan energi (yang sakit maupun yang bantuin)
kerjaan kakak gw dan suaminya jadi terhambat
CD changer mobil ilang
HP suami kakak gw ilang


tampaknya kakak gw dan suaminya memang sangat beruntung

well, tergantung dari mana ngeliatnya aja. di balik musibah selalu ada hikmah, kelihatan maupun tidak. dan atas semua hikmah dan "keberuntungan" itu rasanya kita perlu bersyukur. thanks god, puji tuhan, alhamdulillah.


foto2: iwan paul 2005

Wednesday, February 16, 2005

distraksi mania

syulid sekali untuk tidak ter-distract-i hari ini.
antara:

kerjaan x mild
iklan buku rock
esjean

chatting bagusugab
chatting alexdidit
chatting menjadi
chatting smentari
chatting gholdism
chatting epi_kupike2000
chatting afra_amalia
chatting chequers_97
chatting alexandradevi

milis creative circle
milis airsoft
milis jalan2
(untung milis2 lain lagi sepi)

browsing motor
browsing blog orang

ngutak ngatik blog sendiri
dan nulis posting ini.

***

dikit ya kayaknya, tapi cukup menyita waktu.
gini deh kalo lagi sepi order. jadi seruntulan melulu.

memang lebih baik ngisi waktu daripada buang waktu.

Monday, February 07, 2005

someone is playing with adultery

should i play god and do something to this someone?
should i let it revealed and let the social control works?
should i let this someone's spouse know everything?
or silent is always gold?

Wednesday, February 02, 2005

why goblig

goblig means goblik
goblok in a much softer way
which this blog sebagian isinya
emang cuma tulisan2 "goblik"
(like this one actually)

i made "goblik" out of "goblin"
from "princess and the goblin" story
yg gw baru tau ceritanya
karena gw mau bikin tulisan ini



actualy i found the story's title
somewhere in genesis lyrics
atau di tempat lain gw lupa

goblig is much better than go-blog
yg pasti udah banyak dipake orang

tapi apalah arti sebuah nama
meski "penting karena pemberian orang tua"
begitu kata risma

tapi "goblig" someday bisa aja gw ganti
atau gw pertahankan

seperti "piktip"
karangan seorang inuy
yg emang gak ada artinya
tapi toh gw pakai jg
buat alamat2 imel gw

welcome gobligmania
dalam tulisan2
dan pembicaraan2
tanpa juntrungan

karena aku sudah lelah
memaknai semua
mencari arti
mendefinisi

meski kata anak fisip
kita harus mampu memaknai hidup
memberi arti

tapi apa artinya
semua makna itu
kalau kita terpenjara
dan terasing
di dalamnya
siapa bilang pendidikan itu membebaskan?

just another insight
dari seorang iwanpaul
aka piktip
aka goblig

"welcomeback my friend
to the show that never ends
we're so glad you could attend
come inside, come inside"
(karn evil 9 - emerson, lake & palmer)

Thursday, January 27, 2005

desaku

desaku yang kucinta
pujaan hatiku
tempat ayah dan bunda
dan handai taulanku

tak pernah kulupakan
tak pernah bercerai
selalu kurindukan
desaku yang permai...


***



sebuah lagu yang dinyanyikan
di sebuah SD darurat
di lokasi pengungsian
di meulaboh, aceh barat

namun pak guru suparto
tak kuasa menahan tangisnya
dan murid2nya
hanya bisa terdiam

"nanti setelah mengungsi
kita pulang ke kampung halaman ya"
ujar suparto lirih

***

apalah artinya lagu ini bagi seorang gw
yg lahir dan dibesarkan di kota besar

tapi toh kenangan masa SD
yang penuh cerita dan nyanyian
itu tak mudah hilang

meski bagian dari
sistem kurikulum orde baru
yang penuh kebohongan

sebuah imaji
tentang negeri yang indah

***

di lokasi pengungsian
anak2 SD itu menggambar
namun 7 dari mereka
menggambar pantai yang rusak
dan pohon kelapa bertumbangan

"ini gambar tsunami pak
cuma belum selesai"
kata ema
yang tempat asalnya
luluh lantak tersapu badai



***

negeri ini memang indah
tapi selalu salah diurus
terlalu banyak kesalahan sejarah
yang jadi kambing hitam terus

tapi alam tak kenal dosa
bergerak sesuka hati

***

desanya suparto telah habis disapu tsunami
4 dari 9 anggota keluarganya hilang

"dengan mengajar saya bisa melupakan becana tsunami.
namun setiap malam tiba, saya masih sering menangis."

***

negeriku yang kucinta
negeriku yang permai

yang membuat hatiku
bergetar pilu


(terinspirasi oleh "Pak Guru Suparto Pun Menangis di Depan Kelas" Kompas/Budi Suwarna, 27 Januari 2005)

Friday, January 14, 2005

resolusi 2005

... gw adalah:

hidup sehat
hidup hemat
hidup teratur



hidup sehat paling nggak udah gw rintis dari lama. olahraga. fitness. dan akir 2004 gw udah berhenti ngerokok! (kecuali sesekali di keriaan malam. karena masih agak sulit ya utk gak ngerokok tanpa mati gaya kl lagi nongkrong or di club gitu2).

sekarang gw tinggal mengaktifkan aikido yg udah sekitar tiga tahun berhenti. more water. more buah. less cemilan. less junk food.

dan hidup teratur! ini yg paling sulit. tidur gak terlalu larut. bangun pagi.

rasanya sila "hidup teratur" ini jg paling penting. selain biar sehat, juga biar semua rencana dan jadwal bisa berjalan baik. biar rencana nggak cuma jadi rencana. biar jangan sampe nyusahin/ngerugiin orang. kerja maupun janjian gak telat, ngirim duit tepat waktu, ngasih gaji supir tepat waktu, ngurus stnk tepat waktu. (itu sebabnya gw butuh organizer PDA or communicator =p)

termasuk ngejalanin rencana2 yg udah setaun lebih gak terealisasi: general check up, ke dokter gigi, permak baju/celana, servis HP, wuaa.. banyak..

juga mengatur keuangan biar hemat.

hemat? bukankah itu salah satu sila resolusi gw juga? huaaa.. ini yg paling susah kayaknya. krn di awal tahun ini gw udah pengen banget beli ini itu. pengen beli casio g-shock, hp baru, PDA/communicator, motor, tv21", airsoft dgn segudang asesorisnya.. hehehehe.. kapan gw bisa hemat ya? =)


Sunday, November 07, 2004

it sucks to grow up (2)

somehow, beberapa bulan terakhir ini
gw jd merasa terdesak utk jd dewasa.

mungkin krn tekanan semakin besar,
utk berbuat lebih banyak.
buat keluarga gw,
buat orang2 yg mengasihi gw,
buat orang2 yg gw merasa punya utang budi,
buat orang2 yg sayang sama gw.

krn selama ini gw udah cukup egois.
always thinking about how i'm gonna survive.
just about me. me first. coz my life is already hard enough.

padahal gw udah dapet begitu banyak hal yg menyenangkan dlm hidup.
apalagi kl dibandingin sm org2 yg tdk seberuntung gw.

banyak utang yg harus gw bayar.
utang perhatian, kasih sayang, tenaga, waktu, materi.
ke keluarga dan orang rumah gw,
ke temen2 gw,
ke org2 yg udah ngebelain gw,
ke tuhan.

emang paling sulit buat bayar utang budi,
apalagi di saat budi itu diberikan dgn ikhlas tanpa pamrih.
krn yg ada cuma obligasi moral.
apalagi saat obligasi moral hrs bersaing dgn kesenangan/kepentingan pribadi.

tp gw tau gw hidup gak buat diri gw sendiri.
buat apa gw punya byk kelebihan dan kemudahan,
fasilitas, pendidikan, pekerjaan, jaringan sosial,
otak encer, empati, semuanyaa..
kalo hanya buat ego gw sendiri.

gw gak mau dibilang gak tau terimakasih.
dan gw gak mau jadi anak durhaka,
bagi keluarga gw,
maupun bagi tuhan gw.

emang gak gampang.

hrs ngorbanin wkt luang di luar kerjaan yg udah nyita energi,
ngorbanin wkt pacaran,
ngorbanin wkt seneng2,
ngorbanin energi dan pikiran ekstra,
ngorbanin materi.

that's why gw hrs ngebagi wkt gw lebih baik
(termasuk bangun lebih pagi =p),
ngatur keuangan lebih baik biar tabungan gak cepet abis,
mengoptimalkan semua resources yg gw punya.

krn menjadi dewasa artinya elo mau ngorbanin sesuatu,
elo mau ngalah,
elo mau bersakit2,
elo mau ngesampingin kepentingan pribadi,
demi tujuan lain yg lebih besar dan penting
(dari sekedar menyelamatkan ego),
demi hasil yg akan elo tuai di kemudian,
yg bakal bikin elo puas dan happy dgn hidup elo.

emang udah saatnya gw membenahi hidup.
be more well organized.
itu sebabnya gw butuh communicator
or HP laen dgn organizer yg lebih canggih dr 6100 gw
or sebuah PDA... =)

it sucks to grow up (1)

ini seri yg pertama dr pandangan gw ttg menjadi dewasa.
sebuah pikiran yg udah ada di benak gw sejak di kuliah.
kurang lebih begini.

hal tersulit dari berpikir secara dewasa adalah
bisa memahami perbedaan.

bukan sekedar tau,
bukan sekedar mengerti,
bukan sekedar menerima,
tapi memahami.

termasuk bagaimana menghadapi
dan menyikapi perbedaan.

makanya kompromi itu penting,
buat sesuatu yg dinamakan win-win situation.

rasanya ini yg seringkali tidak dimengerti
oleh para politikus dan pemimpin negeri ini,
oleh para penganut garis keras,
oleh para kaum fundamentalis,
oleh org2 yg keras kepala.

yang beragam janganlah diseragamkan.

"united color of god's creations.
yup!! and having differences is a great way of enjoying life"
(begitu kata salah satu kaos antrop yg gw punya)

Monday, June 07, 2004

“Survivor”: It’s About the Real Survival

*tulisan ini gw bikin di akhir taun 2001, sempet di-publish di www.hardrockfm.com. tentang sebuah program tv yg gw sukaaaa banget. yg bikin gw terobsesi bikin program sekeren ini. kapan ya wan?

=====

Pernah berpikir nggak apa yang sebetulnya bisa dilakukan oleh seorang produser acara televisi? Mengatur hidup orang, memainkan perasaan mereka, dan mengubah nasib dan jalan hidupnya! Itulah yang dilakukan oleh Mark Burnett lewat acara TV dengan rating tertinggi dalam sejarah televisi Amerika: Survivor.

Mengambil lokasi-lokasi yang eksotis dengan panorama indah, “Survivor” menempatkan arenanya di Pulau Tiga (dua puluh mil dari pantai Kalimantan), Queensland Utara untuk season kedua “Survivor: The Australian Outback”, dan Taman Nasional Shaba di Kenya untuk season ketiga “Survivor: Africa.” Sayangnya di saluran TV lokal Indonesia baru season pertama yang diputar di Indosiar tiap Minggu malam. Season pertama telah diputar di Amerika sejak 31 Mei 2000, season kedua tanggal 28 Januari 2001, sementara season ketiga dimulai 11 Oktober 2001 lalu.



16 orang yang berbeda jenis kelamin, umur, pekerjaan, status sosial ekonomi, dan karakter hidup bersama selama 39 hari terdampar dan terpencil di tengah alam bebas, dengan kondisi yang ekstrim dan serba tidak nyaman. Secara rutin diadakan berbagai kompetisi: dari lomba memakan ulat sampai permainan yang butuh kerja sama kelompok. Tujuan akhir pesertanya hanya satu: bertahan hingga akhir acara dan memenangkan satu juta dollar.

Kesulitan dan tantangannya tidak hanya bagaimana bertahan hidup di tengah kondisi “jungle survival,” tapi justru berhadapan dan menjalin hubungan dengan peserta lain. Tiap tiga hari, semua peserta harus memilih satu orang untuk pergi, hingga orang terakhir yang tinggal adalah si pemenang. “Kamu harus membuat mereka menyukai kamu atau mereka memilih kamu untuk pergi,” ungkap salah satu pesertanya. Atau seperti yang dikatakan pemandunya, Jeff Probst, inti dari “Survivor” adalah sebuah tes kemampuan sosial.



Jadilah kehidupan di alam bebas, kompetisi seru, konflik antar peserta, ungkapan-ungkapan emosional, hingga detik-detik penentuan siapakah yang akan “terusir” dari arena sebagai sebuah kisah menarik yang sama sekali bukan fiksi. Namun itu semua tidak akan menjadi tontonan yang mampu mengikat penontonnya, tanpa konsep, alur, dan kemasan yang bagus.

Kelebihan Burnett adalah kemampuannya untuk mengangkat berbagai perbedaan karakter dan merangkai plot dengan sangat menarik. Ia mengandalkan dan memperhitungkan tipe-tipe karakter, seperti: anak muda yang bengal, orang tua yang keras kepala, pemalas, anak manis, seniman, perancang siasat dan sebagainya, untuk dikembangkan dalam berbagai alternatif plot.

Tidak heran kalau seleksi pesertanya dilakukan begitu ketat, sejalan dengan membludaknya peminat. Lebih dari 6000 peminat membanjiri CBS (distributor dan broadcaster acara ini) dengan rekaman-rekaman video yang menjelaskan kenapa mereka perlu dipilih. Angka itu diseleksi jadi 800, kemudian 48, dan menjadi 16 final yang kesemuanya harus melalui ujian medis dan psikologis.

Berkat kematangan dan kesiapan konsep, plot dan alur, perhitungan karakter, hingga eksekusi untuk pengemasannya inilah acara reality TV ini jadi tontonan yang sangat menarik, sekaligus mampu membawa dan mengikat penontonnya mengikuti naik turunnya drama petualangan ini. Kemudian, melalui karakter yang beda-beda dari para pesertanya, penonton juga bisa melihat refleksi dirinya, dan selain itu, tentunya, mengidolakan salah satu atau lebih survivor.



Itu semua tidak berhenti di akhir season. Bagaimanapun itu adalah kehidupan nyata. Jadi apa yang terjadi dengan para survivor masih dapat diikuti melalui media massa. Seperti ketika si corporate trainer Richard—pemenang season pertama—dituntut dengan tuduhan menyakiti anaknya dan memaksanya untuk berolahraga, ketika Jenna ditawarkan berpose untuk majalah Playboy, dan ketika si cantik mahasiswi Colleen mendapat peran besar dalam film layar lebar Animal bersama Rob Schneider.

Bagi kita, si penonton, cerita juga tidak berakhir di situ. Kisahnya adalah bagaimana kita merefleksikan diri dan hidup kita pada para survivor itu. Siapakah kita? Apakah kita termasuk yang pemalas, ataukah yang rajin, peduli dengan teman, bisa bekerja sama, organisator, dan lain-lain. Dan ini adalah masalah: are we gonna survive?